Kamis, 30 April 2026

Berita Madiun

PT KAI Beri Ganti Rugi ke Penumpang KA Ranggajati Karena AC Mati

Ixfan Hendriwintoko menuturkan, KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember mengalami kendala kelistrikan saat tiba di Stasiun Madiun

Tayang:
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id/Rahadian Bagus
Suasana Stasiun Madiun masih tampak normal, Sabtu (25/5/2019). 

SURYA.co.id|MADIUN - PT KAI memberikan ganti rugi kepada seluruh penumpang Kereta Api 102a Ranggajati relasi Cirebon-Jember, lantaran air conditioner (AC) di dalam kereta mati.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menuturkan, KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember mengalami kendala kelistrikan saat tiba di Stasiun Madiun, Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 12.54 WIB.

Dia menjelaskan, penyebab kerusakan dikarenakan adanya gangguan pada Automatic Voltage Regulator (AVR) di gerbong pembangkit KA Ranggajati.

"Terjadi gangguan pada gerbong pembangkit di KA Ranggajati. Genset di kereta tidak bekerja, sehingga aliran listrik tidak berfungsi. Penyebab genset tidak bekerja ini karena AVR-nya tidak bekerja," kata Ixfan saat dikonfirmasi, Rabu (18/13/2019) malam.

Kerusakan pada bagian AVR, kata Ixfan, menyebabkan genset tidak berfungsi dan mengakibatkan seluruh alat kelistrikan di kereta tidak berfungsi, termasuk di antaranya AC di dalam kereta.

Saat itu, jumlah penumpang KA Ranggajati ini sebanyak 650 penumpang, terdiri dari 649 penumpang umum dan satu penumpang reduksi pegawai. Karena adanya keterlambatan dan tidak berfungsinya AC, pihaknya PT KAI memberikan service recovery berupa snack dan minum.

Seluruh penumpang akan mendapatkan biaya ganti rugi sebesar 50 persen dari nilai tiket, karena AC di dalam kereta mati. Sedangkan bagi penumpang KA Ranggajati yang membatalkan perjalanan dari stasiun keberangkatan akan mendapatkan ganti rugi sebesar 100 persen dari nilai tiket.

"Itu sudah ketentuan, sesuai SOP dalam kondisi darurat yang memang tidak kita inginkan. Seperti karena keterlambatan kereta dan AC tidak berfungsi," jelasnya.

Ixfan mengatakan, KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember ini tiba di Stasiun Madiun pukul 12.54 WIB, kemudian mengalami gangguan kelistrikan. Saat itu, petugas segera melaporkan bahwa telah terjadi gangguan pada gerbong pembangkit.

Saat itu, pengawas kereta telah melakukan upaya perbaikan pada gerbang pembangkit secara maksimal. Namun, mesin pembangkit tidak berhasil diperbaiki.

Hingga akhirnya, lanjuta Ixfan, diputuskan untuk melakukan penggantian gerbong pembangkit yang ada di Surabaya.

"Supaya keterlambatannya tidak terlalu lama, KA Ranggajati tetap dijalankan. KA ini berangkat dari Madiun pukul 13.22 WIB atau mengalami keterlambatan 40 menit," imbuhnya.

Atas ketidaknyamana ini, PT KAI memohon maaf sebesar-besarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved