Citizen Reporter

Panti Asuhan Sunan Kalijogo, Lowokwaru, Malang; Mengukir Masa Depan Anak Yatim Piatu

Panti Asuhan Sunan Kalijogo, Lowokwaru, Malang; Mengukir Masa Depan Anak Yatim Piatu

Panti Asuhan Sunan Kalijogo, Lowokwaru, Malang; Mengukir Masa Depan Anak Yatim Piatu
Citizen Reporter/Annisa Putri Nindya
Panti Asuhan Sunan Kalijogo, Lowokwaru, Malang; Mengukir Masa Depan Anak Yatim Piatu 

SURYA.co.id - Kehilangan bukanlah pilihan melainkan takdir.

Banyak anak yang kehilangan orang tua mereka sehingga berdampak pada pendidikan.

Mereka tidak mampu untuk melanjutkan sekolah karena tidak ada lagi yang membiayai.

Hal itulah yang menjadi dasar berdirinya Panti Asuhan Sunan Kalijogo yang beralamat di Jl KH Yusuf, Tasikmadu, Lowokwaru, Malang.

Panti Asuhan Sunan Kalijogo didirikan KH Mahmud Yusuf pada 1991 dengan asrama dan gedung sekolah.

Panti asuhan menjalankan pendidikan formal dengan basis madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, dan madrasah aliyah serta pendidikan agama berbasis pondok pesantren khusus untuk para yatim dan piatu agar tetap dapat mengeyam pendidikan dengan layak.

Para yatim dan piatu dapat bersekolah dan tinggal di sana gratis tanpa perlu khawatir akan biaya.

Berdasarkan cerita Sri, salah seorang pengurus panti, ada sekitar 60 anak yatim dan piatu yang saat ini ditampung di panti itu dengan rentang umur dan tingkat pendidikan yang berbeda.

“Anak-anak itu juga tidak hanya berasal dari Malang. Banyak yang berasal dari luar Malang seperti Jombang, Surabaya, bahkan Bandung,” kata Sri , Jumat (27/9/2019).

Anak-anak itu biasa menjalani kehidupan di panti asuhan dengan bersekolah formal pada pagi hingga sore dan melanjutkan pendidikan berbasis pondok pesantren pada malam hari.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved