Breaking News:

Cara Prajurit Kopassus Bisa Melihat Dalam Gelap dan Menembak Jitu Ala Sniper, Navy Seal Keok

Cara latihan prajurit Kopassus TNI AD agar bisa melihat dalam gelap dan menembak jitu ala sniper terungkap di artikel ini.

Editor: Tri Mulyono
Warta Kota/Adhy Kelana
Terungkap Latihan Prajurit Kopassus Bisa Melihat Dalam Gelap dan Menembak Jitu Ala Sniper, Navy Seal pun Keok. Para prajurit Kopassus melakukan aktraksi ketangkasan prajurit diselah-selah perayaan Hut ke 67 Kopassus, di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019). 

SURYA.CO.ID - Cara latihan prajurit Kopassus TNI AD agar bisa melihat dalam gelap dan menembak jitu ala sniper terungkap di artikel ini.

Berbagai teknik tempur Kopassus diulas dalam buku "Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando, PBK, 2009".

Intisari (grup Surya.co.id) menuliskannya berikut ini:

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pada upacara peringatan HUT Kopassus ke-67 tahun 2019, bertemakan, Melalui HUT Ke 67 Kopassus Kita Tingkatkan Profesionalisme Yang Kuat dan Tangguh serta Adaktif Dalam Menghadapi Berbagai Tantangan Global Guna Mendukung Tugas Pokok TNI di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019). Tanpa perlu mencari nama, prajurit Kopassus sudah terkenal seantero penjuru dunia. Prajurit Kopassus bagaikan hantu-hantu bagi musuh negara.
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pada upacara peringatan HUT Kopassus ke-67 tahun 2019, bertemakan, Melalui HUT Ke 67 Kopassus Kita Tingkatkan Profesionalisme Yang Kuat dan Tangguh serta Adaktif Dalam Menghadapi Berbagai Tantangan Global Guna Mendukung Tugas Pokok TNI di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019). Tanpa perlu mencari nama, prajurit Kopassus sudah terkenal seantero penjuru dunia. Prajurit Kopassus bagaikan hantu-hantu bagi musuh negara. (Puspen TNI)

Indonesia memiliki prajurit dengan kemampuan yang sangat luar biasa.

Prajurit-prajurit tersebut tentu saja hasil dari berbagai latihan yang pernah diterapkan para petingginya.

Ketika tahun 1980-an ABRI/TNI hendak membentuk pasukan khusus yang antara lain memiliki kemampuan antiteror, satuan pasukan khusus dari berbagai negara pun dijadikan sebagai referensi.

Dari berbagai referensi yang diperoleh seperti ilmu pasukan khusus dari Jerman (GSG-9), Inggris (SAS), pasukan khusus antiteror Angkatan Laut Prancis, dan pasukan khusus Korea Selatan.

Satuan-satuan di atas banyak memengaruhi pembentukan pasukan khusus di lingkungan TNI.

Teknik pelatihan pasukan khusus dari sejumlah negara itu kemudian direkomendasikan oleh Asisten Intelijen Hankam/Kepala Pusat Intelijen Strategi Letjen TNI LB Moerdani untuk segera diterapkan dalam pembentukan pasukan khusus TNI di kesatuan Kopassus.

Pasalnya semua teknik yang diramu dari berbagai ‘aliran’ pasukan khusus itu, diyakini mampu membentuk tiap personel pasukan khusus TNI menjadi pasukan tempur yang sangat profesional.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved