Grahadi

Beranda Grahadi

Dinkop Jatim Dorong UMKM Naik Kelas di Tahun 2020, Lewat Program MJC ESJC dan OPOP

Tahun 2020 Pemprov Jatim akan fokus melakukan peningkatan kualitas para pelaku UMKM agar naik kelas

Dinkop Jatim Dorong UMKM Naik Kelas di Tahun 2020, Lewat Program MJC ESJC dan OPOP
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, Mas Purnomo meninjau salah satu produk UMKM Jawa Timur, Startic, Selasa (17/12/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertumbuhan UMKM di Jawa Timur tumbuh pesat dalam tujuh tahun terakhir.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, yang juga merujuk pada data BPS, sebanyak 414.000 UMKM tumbuh di Jawa Timur setiap tahunnya dan keberadaan UMKM ini menyumbang 57,52 persen pada PDRB Jawa Timur.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, Mas Purnomo mengatakan tahun 2020 Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan fokus melakukan peningkatan kualitas para pelaku UMKM agar naik kelas. Yang mikro naik kelas menjadi menengah, yang menengah naik kelas menjadi pelaku usaha besar.

"Sumbangsih UMKM untuk pertumbuhan ekonomi Jawa Timur besar. Bahkan lebih dari separuh dan angka itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata nasional. Oleh karenanya tahun 2020 mendatang kita akan dorong terus pertumbuhan UMKM, tak hanya jumlah tapi juga supaya mereka naik kelas," kata Purnomo, Selasa (17/12/2019).

Sejumlah program juga sudah disiapkan di tahun 2020 untuk membuat pelaku UMKM di Jawa Timur naik kelas.

Mulai dari Millenial Job Center (MJC), East Java Super Coridor (ESJC) dan juga One Pesantren One Product (OPOP).

Tiga program itu adalah program yang termaktub dalam nawa bhakti satya Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak.

"Karena potensi UMKM kita besar, di tahun 2012 jumlah UMKM kita ada 6,8 juta. Di tahun 2019 ini sudah berlipat menjadi 9,7 juta," tambahnya.

Program peningkatan kualitas UMKM itu dilakukan berbasis bakorwil di Jawa Timur. Ada lima bakorwil yang dijadikan sentra untuk menjalankan program MJC, ESJC, dan juga OPOP. Yaitu Pamekasan, Bojonegoro, Madiun, Malang, dan Jember.

Selain itu, dikatakan Purnomo, pelatihan pengembangan UMKM juga dilakukan di sejumlah Pusat Layanan Usaha Terpadu yang tersebar di Pacitan, Batu, Tulungagung dan juga Malang. Dengan begitu dikatakan Purnomo akan mendekatkan layanan ke masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved