Berita Pasuruan
PT BPR Mina Mandiri Delar Sosialisasi Bantuan Modal Usaha UMKM Pasuruan
PT BPR Mina Mandiri terus bergerilya ke masyarakat di Pasuruan untuk menawarkan pemberian kemudahan modal berusaha atau berwirausaha
Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | PASURUAN - PT BPR Mina Mandiri terus bergerilya ke masyarakat di Pasuruan untuk menawarkan pemberian kemudahan modal berusaha atau berwirausaha. Direktur Utama PT BPR Mina Mandiri, Abdul Wahid, mengatakan perusahaan daerah ini sudah berdiri sejak tahun 2007.
Dikatakan dia, pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan bantuan modal bagi para pelaku usaha mikro.
"Kalau yang sudah bermitra dengan kami sekitar 5.000 UMKM di Pasuruan. Itu jumlah terakhirnya, kami ingin banyak UMKM yang juga bisa bermitra dengan kami," kata dia, Minggu (15/12/2019).
Ia menjelaskan, pihaknya akan memberikan suntikan modal yang dibutuhkan para pelaku usaha mikro ini. Asalkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan membayar per bulan.
"Ini makanya kami gencar sosialisasi. Karena kami ingin membantu mendongkrak perekonomian masyarakat Pasuruan. Salah satunya dengan pemberian pinjaman modal ini," papar dia
Disampaikan dia, dalam kondisi ini, pihaknya siap bersaing dalam urusan bunga. Ia menyebut, bunga di tempatnya hanya berkisar 1,5 persen.
Kata dia, urusan bunga bisa dibandingkan dengan bank lain.
"Syaratnya hanya membawa KTP, KK, jaminan BPKB dan sejenisnya. Prosesnya tidak lama, dan kami siap memberikan bantuan. Paling lama prosesnya 3 hari - 5 hari," papar dia.
Ia berharap, para pelaku usaha Mikro ini tidak tergiur dengan pinjaman dari bank harian atau mingguan.
Selain memberatkan karena bunga yang tidak ringan, bank harian atau mingguan ini juga tidak menguntungkan.
"Butuh modal, datang ke kami. Maka kami siap memproseskan. Kami siap memfasilitasi semua. Kami juga punya jaminan bagi petani atau peternak yang gagal panen," urainya.
Ke depan, ia berjanji akan bekerjasama dengan BUMDes. Ia menyebut, BUMDes ini yang akan menjadi kepanjangan tangan dari perusahaannya.
"Untuk memperbanyak jaringan, kami siap membantu BUMDes mendapatkan pelatihan dan pendampingan agar bisa memberikan proses administrasi bagi yang ingin mengajukan kredit. Harapannya biar pelaku usaha mikro di Pasuruan berkembang tanpa kebingungan modal," jelasnya.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pasuruan Sugiarto menambahkan, proses pinjaman modal dengan bunga ringan ini sangat membantu para pelaku usaha mikro.
Salah satu kendala pelaku usaha mikro tidak berkembang itu karena kesulitan modal. Ia berjanji akan mengawal proses ini. Dalam artian, ia akan ikut mensosialisasikan ke pelaku usaha mikro agar tidak bingung untuk mencari modal.
"Saya akan mendorong para pelaku usaha mikro, petani, peternak untuk mengajukan pinjaman modal tambahan ke sini. Mudah - mudahan bisa mendongkrak kemajuan perekonomian masyarakat," pungkas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pt-bpr-mina-mandiri-pasuruan-sosialisasi-umkm.jpg)