Liga 3 2019
PSG Gresik Laporkan Wasit Cahya Sugandi Asal Jakarta terkait Laga Lawan PSIL Lumajang
Manajer Putra Sinar Giri (PSG) Gresik Aziz Riduwanto mengaku geram dengan sejumlah keputusan wasit yang memimpin laga PSG Gresik kontra PSIL Lumajang.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
SURYA.co.id | GRESIK - Manajer Putra Sinar Giri (PSG) Gresik Aziz Riduwanto mengaku geram dengan sejumlah keputusan wasit yang memimpin laga PSG Gresik melawan PSIL Lumajang.
Beberapa bukti siap dikirim ke PSSI Jawa Timur.
Tujuh kartu kuning ditambah dua kartu merah keluar dari saku wasit asal Jakarta Timur kepada para pemain PSG Gresik.
Belum lagi, kapten PSG Gresik, David Faristian tidak sanggup lagi melanjutkan pertandingan seusai dihantam oleh pemain lawan.
Pemain asal Gresik itu beberapa kali ditandu keluar lapangan seusai mengalami cedera.
Hal ini membuat anak asuh Khoirul Anam itu hanya bermain sembilan orang.
Pertandingan yang dimenangkan PSG Gresik dengan skor 4-1 itu dinilai banyak kejanggalan.
Tambahan waktu yang diberikan wasit selama tiga menit molor.
Wasit baru meniup peluit panjang pertandingan seusai tim tamu berhasil mencetak gol di penghujung laga melalui titik putih.
"Saya lihat sendiri di stopwatch saya, pertandinhan terus berjalan sampai menit ke-98," ujar pelatih PSG Gresik, Khoirul Anam saat jumpa pers, Sabtu (14/12/2019).
Terpisah, manajer PSG Gresik mengaku telah mengumpulkan bukti kejanggalan pertandingan melawan PSIL Lumajang.
Berupa video, foto semua telah disiapkan.
"Kita akan laporkan wasit ke PSSI Jawa Timur. Video rekaman akan kita berikan," kata dia.
Banyaknya pemain PSG Gresik yang akumulasi kartu dan cedera membuat tim berjuluk The Last Girton dipastikan tampil pincang di laga penentuan.
Pertandingan melawan PSN Ngada menjadi penentu lolos ke babak 16 besar Liga 3 putaran Nasional grup F.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pelatih-psg-gresik-khoirul-anam-tengah.jpg)