Berita Malang Raya

Masuk Program TisTas, Gubernur Khofifah Sebut SPP Madrasah Aliyah Gratis Tahun Depan

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan program pendidikan gratis dan berkualitas (TisTas) juga menyasar madrasah aliyah

Masuk Program TisTas, Gubernur Khofifah Sebut SPP Madrasah Aliyah Gratis Tahun Depan
fatimatuz zahro/surya
Gubernur Jatim Khofifah saat hadir dalam acara Haul almarhum KH Hasyim Muzadi di Pondok Pesantren Al Hikam Malang, Minggu (15/12/2019). 

SURYA.co.id | MALANG - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa program pendidikan gratis dan berkualitas (TisTas) tahun depan bukan hanya menyasar SMA SMK negeri dan swasta di Jawa Timur.

Mulai tahun 2020 mendatang, pendidikan jenjang menengah Madrasah Aliyah juga akan mendapatkan program TisTas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dengan begitu siswa Madrasah Aliyah juga akan bisa menikmati pendidikan gratis.

Hal itu disampaikan Khofifah saat hadir dalam acara Haul almarhum Kiai Haji Hasyim Muzadi di Pondok Pesantren Al Hikam Malang, Minggu (15/12/2019). Di acara yang dihadiri oleh ribuan kiai pondok pesantren dan ulama itu, Khofifah menyosialisasikan program yang akan diberlakukan di tahun ajaran 2020/2021.

"Di tahun ini kamu punya program TisTas untuk SMA SMK negeri dan swasta. Seiring dengan itu kami mencoba cari payung hukum supaya madrasah aliyah bisa mendapatkan program serupa," kata Khofifah.

Sebagaimana diketahui pendidikan jenjang SMA SMK negeri dan swasta.

Sedangkan Madrasah Aliyah tidak ada di bawah kewenangan Pemprov Jawa Timur, melainkan ada di bawah kewenangan Kemenag.

Karenanya Pemprov mencarikan upaya agar jika APBD Pemprov menyalurkan bantuan untuk gratis SPP, hal itu tetap bisa dilakukan dan tidak menyalahi aturan.

"Alhamdulillah tahun depan, di tahun 2020, seluruh Madrasah Aliyah akan bisa mendapatkan SPP gratis. Anggarannya sudah teralokasikan di APBD Jatim tahun 2020," tegas Khofifah.

Tidak hanya itu, dalam forum yang juga dihadiri oleh Wagub Emil Elestianto Dardak itu, Khofifah juga turut menyampaikan tentang program peningkatan guru madrasah diniyah.

Mulai tahun 2019 Pemprov Jawa Timur sudah memberikan program beasiswa S2 untuk guru madrasah diniyah.

"Sekarang kita sedang upayakan, agar ada format dimana guru madin bisa disiapkan beasiswa ke Al Azhar Kairo. Kami nyuwun pengestu untuk menyiapkan itu," tegas Khofifah yang kemudian disambut gembira oleh para santri dan guru pesantren yang hadir di forum pengajian tersebut.

Di akhir ia juga memotivasi para santri khususnya para penghapal Alquran.

Dikatakan Khofifah saat ini dunia sedang butuh SDM yang memiliki kemampuan menghapal yang kuat untuk bisa melakukan kemampuan coding komputer.

"Dan kemampuan tersebut kuat dimiliki oleh para hafidz hafidzoh," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved