Berita Surabaya

STIESIA Bekali Lulusan dengan Sertifikat Kompetensi

Tak sekadar lulusan biasa, STIESIA juga membekali lulusannya dengan sertifikasi kompetensi.

STIESIA Bekali Lulusan dengan Sertifikat Kompetensi
surya.co.id/sulvi sofiana
Wisudawan STIESIA saat proses Pembacaan Panca Prasetya Alumni dalam prosesi wisuda di kampus STIESIA, Sabtu (14/12/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) mewisuda 408 wisudawan, Sabtu (14/12/2019).

Tak sekadar lulusan biasa, STIESIA juga membekali lulusannya dengan sertifikasi kompetensi.

Ketua STIESIA, Nur Fadjrih Asyik mengungkapkan kemampuan kerja atau working skill sarjana bisa dilihat jika mempunyai sertifikat kompetensi, sehingga kompetensi pada ilmu mereka sesuai dengan Standar Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Dan hal ini bisa didapat dengan mengikuti uji sertifikasi profesi.

"Perpendiknas (Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Nasional) selaku Badan Hukum Penyelenggara STIESIA Surabaya membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) STIESIA Surabaya dan mengajukan ijin lisensi kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sehingga kami bisa mensertifikasi lulusan kami,"ujarnya.

Skema kompetensi yang sudah dimiliki LSp STIESIA sebanyak 17 skema dan asesor kompetensi STIESIA ada 56 orang bidang akuntansi dan manajemen.

Izin lisensi LSP STIESIA Surabaya diperoleh tanggal 29 November 2017 dan telah dilakukan uji witness sebanyak 27 calon lulusan pada tanggal 27 Januari 2018.

"Wisudawan untuk program studi D3 dan S1 pada hari ini telah mengikuti uji kompetensi dan telah dibekali Surat Keterangan Kompeten atau Sertifikat Kompetensi BNSP. Hal ini sebagai upaya untuk mengetahui relevansi dan prestasi lulusan STIESIA Surabaya dalam dunia kerja sehingga dapat mencapai kesesuaian antara proses pendidikan di STIESIA dengan realitas di dunia kerja (link and match),"paparnya.

Selain itu, agar selaras dengan perkembangan di era revolusi industri 4.0, lulusan diminta agar mampu bersaing melalui kinerja Inovasi berbasis llmu Pengetahuan dan Teknologi.

"Langkah responsif yang dilakukan STIESIA Surabaya dengan penyesuaian sistem dan kurikulum yang diintegrasikan dengan sistem pembelajaran online ataupun blended learning tanpa menambah SKS,"ujarnya.

Serta penyiapan kebutuhan lulusan yang memiliki kompetensi dan kemampuan kerja dan sikap kerja (employability) dengan pemberian sertifikasi, peningkatan prestasi.

Azwar Zanuwar Khalim, wakil wisudawan mengungkapkan kelegaannya bisa menuntaskan studinya. Baginya kampus STIESIA tak hanya memberikan bekal hardskill, tetapi juga softskill.

"STIESIA Surabaya benar-benar menfasilitasi kami untuk mengembangkan softskill melalui Himpunan dan UKM STIESIA Surabaya sehingga kami menjadi mahasiswa yang berkarakter dan berkepribadian yang baik," kesannya.

Wisuda STIESIA Kali ini meluluskan 408 wisudawan, terdiri dari Program Studi Diploma Tiga Manajemen Pajak 28 wisudawan, Program Studi Diploma tiga Akuntansi 41 wisudawan, Program Studi Strata Satu Manajemen 144 wisudawan.Program Studi Strata Satu Akuntansi 161 wisudawan.

Kemudian Program Studi Strata Dua Manajemen 6 wisudawan, Program Studi Strata Dua Akuntansi 11 wisudawan, Program Studi Strata Tiga Ilmu Manajemen 6 wisudawan serta 11 lulusan Pendidikan Profesi Akuntan.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved