BERITA SURABAYA POPULER 2019 : Prostitusi Online, Vanessa Angel Minta Dibunuh dan Isi WA Mucikari

BERITA SURABAYA POPULER 2019 : Prostitusi Online, Vanessa Angel Minta Dibunuh dan Isi WA Mucikari

BERITA SURABAYA POPULER 2019 : Prostitusi Online, Vanessa Angel Minta Dibunuh dan Isi WA Mucikari
dok.surya/instagram
BERITA SURABAYA POPULER 2019 : Prostitusi Online, Vanessa Angel Minta Dibunuh dan Isi WA Mucikari 

SURYA.co.id - Dari banyak berita populer di Surabaya tahun 2019, salah satu yang paling populer adalah kasus prostitusi online artis yang menjerat Vanessa Angel.

Vanessa dijadikan tersangka atas kasus prostitusi online artis tersebut.

Suatu kali dalam proses sidang, Vanessa Angel yang sebelumnya banyak diam dan bungkam, akhirnya buka suara.

Kemudian dilanjutkan dengan isi percakapan Vanessa Angel dengan mucikari. Berikut berita Surabaya populer sepanjang tahun 2019.

Vanessa Angel saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis oleh majelis hakim di PN Surabaya, Rabu (26/6/2019).
Vanessa Angel saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis oleh majelis hakim di PN Surabaya, Rabu (26/6/2019). (surya.co.id/ahmad zaimul haq)

1. Vanessa Angel Minta Dibunuh

Kala itu usai jalani sidang di Ruang Garuda I, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis, (2/5/2019). Vanessa mengaku capek dengan apa yang dialami.

"Capek dibohongi, capek dizalimi, lebih baik bunuh saya saja. Kalau tidak ada yang bisa tolongin aku, bunuh aja aku. Nggak apa-apa," ujar Vanessa Angel lirih.

Saat tanya soal sosok Rian Subroto, Vanessa Angel hanya terdiam. Namun, kuasa hukum Vanessa Angel, Abdul Malik menjawab pertanyaan wartawan jika sosok Rian Subroto adalah fiktif.

"Rian itu tidak ada. Tanyakan saja kepada Herlambang Nase," timpal Abdul Malik.

Selama menuju ruang tahanan, Vanessa didampingi oleh Abdul Malik, kuasa hukumnya dan perempuan yang diduga keponakannya.

Halaman
1234
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved