Berita Tulungagung

Tersangka Penipuan Modus Gendam di Tulungagung Melapor Balik Korbannya, Sebut Ada Kesalahan Prosedur

Tersangka penipuan dan penggelapan dengan modus gendam melaporkan balik korban

Tersangka Penipuan Modus Gendam di Tulungagung Melapor Balik Korbannya, Sebut Ada Kesalahan Prosedur
david yohanes/surya
M Aksonul Huda, kuasa hukum Siti Cholipah menunjukkan surat pengajuan menangguhan penahanan. 

SURYA.co.id - TULUNGAGUNG - Tersangka penipuan dan penggelapan dengan modus gendam, Siti Cholipah (49) Desa Grogol, Kecamatan Pesantren, Kabupaten Kediri, melakukan perlawanan hukum. Lewat kuasa hukumnya, M Aksonul Huda, Siti melaporkan balik korban, Khomsatun (40), warga Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat.

Aksonul mengatakan, pihaknya akan melaporkan Khomsatun karena telah melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Khomsatun yang pertama kali pengunggah video Siti, dengan keterangan pelaku gendam.

“Dari caption yang dibuat Siti itulah kemudian menjadi viral, klien kami dikenal sebagai pelaku gendam,” terang Aksonul, Jumat (13/12/2019).

Tersangka Pelaku Gendam Ini Pingsan saat Kasusnya Dirilis, Polisi Tulungagung Sebut Hanya Pura-pura

Aksonul menegaskan, apa yang terjadi antara Siti dan Khomsatun sebenarnya hanya urusan transaksi.

Siti mengambil barang korban, untuk dijual kembali dan dibayarkan belakangan.

Setelah video itu diviralkan oleh Khomsatun, maka Siti dengan itikad baik mengembalikan baju serta uang hasil penjualannya.

“Klien kami sudah mengembalikan 10 set baju dan uang Rp 700.000. Semuanya sudah diterima oleh korban, dan sekarang dijadikan barang bukti,” sambung Aksonul.

Aksonul merinci, sebelumnya Siti mengambil 21 set baju dari Khomsatun.

Dari jumlah itu, 11 di antaranya sudah laku sehingga yang dikembalikan hanya 10 set baju.

Sedangkan uang Rp 700.000 itu adalah cicilan pembayaran dari baju yang sudah laku.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved