Temuan Pil Koplo di Surabaya

Modus Operasi Pengedar Narkoba, 1,9 Juta Butir Pil Koplo Dikemas Dalam Plastik Vitamin B1

hasil uji labfor, jutaan pil yang disita oleh petugas dikategorikan membahayakan jika dikonsumsi melebihi dosis dan tanpa resep dokter.

Modus Operasi Pengedar Narkoba, 1,9 Juta Butir Pil Koplo Dikemas Dalam Plastik Vitamin B1
SURYA.co.id/Firman Rachmanudin
Jutaan pil koplo jenis double L tersebut, dikemas dalam kemasan plastik bertuliskan vitamin B1 50 mg lengkap dengan komposisi obat serta aturan pakainya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Modus operandi para pelaku pengedar obat keras yang dibongkar unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pimpinan Iptu Gede Made Sutayana itu tergolong unik.

Jutaan pil koplo jenis double L tersebut, dikemas dalam kemasan plastik bertuliskan vitamin B1 50 mg yang dilabeli PT Bina Prima Farma, lengkap dengan komposisi obat serta aturan pakainya.

"Itu hanya kemasan yang digunakan tersangka untuk mengelabui petugas. Seolah-olah ini asli. Padahal isi dari kemasan itu bukan vitamin B1 melainkan pil koplo," beber Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Jumat (13/12/2019).

Polisi Beber 6 Tersangka Kasus 3,4 Juta Butir Pil Koplo di Kantor Expedisi di Jalan Semut Surabaya

Sementara itu, hasil uji labfor, jutaan pil yang disita oleh petugas dikategorikan membahayakan jika dikonsumsi melebihi dosis dan tanpa resep dokter.

"Hasil uji lab baik pil jenis double L atau pun pil dextro ini membahayakan generasi penerus bangsa. Efeknya bisa nge-fly begitu jika dikonsumsi secara bebas tanpa anjuran atau resep dokter," tambahnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved