Kamis, 14 Mei 2026

Kaleidoskop 2019

Foto Ular Piton Raksasa Terbakar ini Sempat Heboh, Ternyata ada Misteri yang Belum Terjawab

Misteri Foto Ular Piton Raksasa Terbakar di Hutan Kalimantan ini Belum Terjawab [Berita Viral 2019]

Tayang:
Editor: Adrianus Adhi
Instagram Garda Satwa Foundation
Ular Piton yang terbakar di Hutan Kalimantan 

SURYA.co.id - Salah satu berita populer yang menarik perhatian masyarakat di tahun 2019 ini adalah berita soal temuan ular saat kebakaran hutan pada bulan September yang lalu.

Berita soal ular ini menjadi heboh karena foto-fotonya saat terbakar menjadi viral di berbagai platform media sosial, seperti instagram, Facebook hingga twitter.

SURYA.co.id juga menurunkan laporan temuan tersebut dalam artikel berjudul Penampakan Foto Ular Piton Raksasa Hangus Akibat Kebakaran Hutan, Bentuknya Mirip Anaconda

Dalam penelusuran SURYA.co.id atau surabaya.tribunnews.com ketika itu diketahui kalau foto-foto itu menjadi viral setelah diunggah akun Instagram Garda Satwa Foundation.

Dalam foto terlihat ular yang mirip anaconda itu hangus setelah terjadi kebakaran hutan di Kalimantan beberapa hari lalu.

Ular yang tubuhnya berukuran seperti batang kayu dari pohon besar itu kemudian diikat di bagian leher dengan tali rafia oleh warga.

Selain itu, tampak jelas seluruh tubuh ular yang hangus akibat kebakaran.

Ular yang tubuhnya berukuran seperti batang kayu dari pohon besar itu kemudian diikat di bagian leher dengan tali rafia oleh warga.

Selain itu, tampak jelas seluruh tubuh ular yang hangus akibat kebakaran.

Dalam postingan itu Garda Satwa tidak menjelaskan di mana pengambilan foto-foto tersebut.

Mereka hanya menuliskan kalau foto-foto itu terjadi ketika kebakaran Hutan di Kalimantan Tengah dan Riau.

Berikut postingan mereka selengkapnya:

Kebakaran Hutan di PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DAN RIAU membuat kita sedih..sangat amat sedih sekali termasuk saya

Saya adalah sekian dari banyaknya orang yang sangat MENCINTAI DAN MENYAYANGI APAPUN ITU JENIS HEWAN..
Ini adalah salah satu jenis Ular atau bisa disebut ANACONDAnya INDONESIA atau masyarakat SUKU DAYAK PEDALAMAN HUTAN KALIMANTAN menyebutnya: Tangkalaluk / Phyton Raja Ular Rimba Hutan Belantara Kalimantan nan Langka,dimasa lalu dimana dalam mencari mangsa : seperti babi hutan, rusa, harimau dahan dan hewan besar lainnya predator melata itu bisa menirukan suara rusa,orang utan atau suara burung dalam menarik mangsanya). kepalanya menjuntai di bawah sedangkan ekornya berkait di atas pohon besar untuk memakan mangsanya..Dan kini hangus musnah terbakar. Baru saya melihatnya dan saya bertahun2 sangat penasaran sama makhluk ini..Saya mengira ini makhluk astral atau tak kasat mata.walau sering diceritakan secara lisan dari suku dayak di pedalaman Hutan Kalimantan.Dan ternyata benar - benar masih ada dan terlihat bentuk fisik legenda Ular jenis Phyton yang diceritakan raksasa ular Tangkalaluk ada kemiripan dengan Anaconda yang ada di Belantara HUTAN TROPIS Amazon (NEGARA BRAZIL) Dan sekarang kita menyaksikan semua bahwa Tangkalaluk MATI MENGENASKAN AKIBAT HUTAN KALIMANTAN DIBAKAR ..

Selain itu, ada pula video penampakan ular yang mati setelah terjadi kebakaran lahan di Kalimantan Tengah.

Dalam video yang beredar, tampak dua ekor ular berkuran besar mati setelah terjadi kebakaran lahan.

Selain dua ular besar, beberapa ular lain yang berukuran kecil juga tampak mati.

Seorang warga yang merekam kejadian itu mengatakan jika ular-ular ini kepanasan lantaran kebakaran lahan.

"Korban dari kebakaran lahan dan hutan, dua ekor ular bersama anaknya. Sebagian masih ada di dalam tanah. Masih anget-angetnya," ucap pria tersebut.

Penelusuran SURYA.co.id, ular yang terbakar itu merupakan ular piton. Ilmuwan menyebutnya Asiatic Reticulated Python (Python reticulatus).

Suku Dayak Pedalaman menyebut hewan ini sebagai Tangkaluk atau Piton Raja.

Di Indonesia, ular piton tersebut mendapat julukan Anaconda Indonesia, lantaran bentuknya yang menyerupai anaconda di Sungai Amazon.

Sekadar diketahui, rekor ular terpanjang saat ini memang anaconda (eunectes) dari Amazone. Anaconda merupakan keluarga boa.

Panjang anaconda yang baru ditemukan adalah 50 kaki, namun para ilmuwan percaya ada anaconda yang panjangnya 80 kaki, bahkan 100 kaki dari temuan kulit ular tersebut oleh sebuah ekspedisi ilmuwan Inggris tahun 1992.

Dilansir SURYA dari situs Kompas.com dengan judul "Heboh Ular Raksasa Kalimantan Sepanjang 33 Meter", yang terbesar adalah anaconda hijau (Eunectes murinus). Panjangnya mencapai 43 meter.

Sementara, Python Asia adalah ular terpanjang kedua.

Python terpanjang yang ditemukan di kawasan Kalimantan panjangnya 33 kaki, dan merupakan rekor dunia sanca terpanjang saat ini.

Para ilmuwan percaya panjang python bisa mencapai 50 kaki atau sekitar 15 meter.

Bedanya, anaconda lebih langsing dan ahli berenang. Sementara python lebih gemuk dan hanya suka kelembapan, bukan di air.

Anaconda menggigit mangsanya sampai mati sebelum menelan.

Sementara python menggunakan kekuatannya dengan membalut mangsa sampai tulang-belulangnya hancur atau tak bergerak lagi, kemudian ditelan bulat-bulat.

2. Hewan yang dimangsa

Di masa lalu, ularpiton raksasa itu memangsa hewan lain atau juga dsebut karnivora.

Hewan yang jadi mangsa ular piton raksasa itu di antaranya, babi hutan, rusa, dan harimau dahan.

3. Kemampuan ular piton raksasa

Dalam mengelabuhi mangsanya, ular piton raksasa itu memiliki kemampuan unik yakni, menirukan suara mangsanya.

Suara yang dapat ditirukan ular piton raksasa itu di antaranya, rusa,orang utan, dan suara burung.

Untuk memakan mangsa, biasanya ular piton raksasa tersebut akan membiarkan kepalanya menjuntai ke bawah.  Sementara badan hingga ekornya, dibiarkan melilit ke atas pohon besar.

4. Sempat dikira makhluk astral

Pemilik cerita yang bernama Johan Michael Median Pasha, mengaku sempat mengira jika ular piton raksasa yang berada di hutan belantara Kalimantan hanya sekadar legenda.

Bahkan, ia sempat mengira jika ular piton raksasa itu adalah makhluk astral.

Namun, ketika melihat foto ular piton raksasa tersebut hangus terbakar, JOhan baru percaya jika hewan langka itu benar-benar ada.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved