Berita Surabaya

Empat Residivis Embat Motor di Sejumlah Lokasi Kota Surabaya, Ini Hukuman yang Harus Mereka Jalani

Keempatnya terbukti secara sah telah melakukan tindak pidana pencurian motor di delapan titik berbeda.

Empat Residivis Embat Motor di Sejumlah Lokasi Kota Surabaya, Ini Hukuman yang Harus Mereka Jalani
tribun jatim/samsul arifin
Keempat terdakwa saat jalani sidang di PN Surabaya, Jumat (13/12/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Empat residivis di antaranya Sugeng Abrizal, Kodrat Susila, Tomi Fira dan Dio Bagus Ramadhan kembali menghuni hotel prodeo.

Mereka divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya dengan hukuman penjara selama dua tahun empat bulan.

Keempatnya terbukti secara sah telah melakukan tindak pidana pencurian motor di delapan titik berbeda.

Sebelumnya, mereka pernah mencuri baju di mal pada 2016.

Selain itu, Sugeng bersama anggota komplotannya yang lain juga pernah mencuri sepeda motor pada 2015.

Hal ini menjadi pertimbangan memberatkan hakim dalam menjatuhkan putusan.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara hukum melakukan pencurian dengan bersekutu dengan memakai anak kunci palsu," ujar hakim Mashuri dalam sidang.

Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum.

Jaksa Iriyanto sebelumnya menuntut mereka pidana 2,5 tahun penjara.

Menanggapi vonis ini, jaksa dan para terdakwa sama-sama menerimanya.

Jaksa Iriyanto menyatakan para terdakwa mencuri di delapan lokasi berbeda.

"Mereka mencuri di delapan titik. Sepeda motornya sudah dijual tidak dikembalikan," katanya.

Sementara itu, para terdakwa mengakui telah mencuri di lokasi berbeda di wilayah Rungkut.

Mereka mencuri dengan kunci palsu. Sepeda motor itu lalu dijual ke penadah.

"Hasilnya dibagi. Satu orang dapat Rp 700 ribu," ucap Sugeng.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved