Berita Lifestyle

Kasih Sayang Ibu Dituangkan Lewat Lukisan MOMiracle di House of Sampoerna Surabaya

Para pelukis IWPI Jatim menunjukkan semangat dan sisi lain dari perempuan untuk terus bisa seimbang berkarir dan berkarya.

Kasih Sayang Ibu Dituangkan Lewat Lukisan MOMiracle di House of Sampoerna Surabaya
tribun jatim/nurika anisa
Pelukis Aimee di depan karyanya berjudul Cinta Tanpa Syarat pada pameran MOMiracle di Galeri Paviliun House of Sampoerna 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 34 anggota Ikatan Wanita Pelukis Indonesia (IWPI) Jatim memamerkan lukisan di Galeri Paviliun House of Sampoerna, mulai Jumat (13/12/2019) hingga 1 Januari 2020.

Bertemakan MOMiracle, acara tersebut memiliki keunikan tersendiri bagi para seniman lukisan tersebut.

Pasalnya, setiap lukisan mengekspresikan kasih sayang seorang anak kepada ibu maupun sebaliknya.

Selain itu, peserta dalam pameran ini tidak semuanya merupakan pelukis murni, namun dari berbagai lintas profesi.

Ada yang berprofesi sebagai guru, pensiunan PNS dan ibu rumah tangga, mereka disatukan berkontribusi di dunia seni.

"Pameran ini tentang kecintaan ibu, romantisme, kerinduan pada ibu karena mayoritas peserta 50 tahun ke atas. Dengan berbagai gaya lukisan, memvisualisasikan kerinduannya," kata Ketua Pelaksana Pameran, Aimee Tri, Rabu (11/12/2019).

"Kebetulan ini tema hari ibu," lanjut Aimee.

MOMiracle dijadikan sebagai ruang bagi para pelukis IWPI Jatim untuk menunjukkan semangat dan sisi lain dari perempuan untuk terus bisa seimbang berkarir dan berkarya.

"Wujud apresiasi pada semua perempuan yang telah menjadi spirit kehidupan bagi banyak orang," kata Aimee.

Aimee menunjukan lukisan miliknya yang berjudul cinta tanpa syarat mengisahkan kasih sayang kepada anaknya yang mengalami autisme.

"Ini cinta ibu kepada anaknya yang tidak akan berubah, semua bisa menjadi inspirasi," kata ibu tiga anak.

Selain itu, karya berjudul hope milik Avy Salma Nabila yang bercerita tentang sebuah harapan, doa, serta cinta sebagai seorang perempuan muda yang nantinya akan menjadi seorang ibu.

Pameran yang dibuka satu bulan ini ditujukan untuk memberikan inspirasi banyak perempuan tanpa batas latar profesi dan usia untuk bisa terus berkarya dan bermanfaat bagi kesenian di Jawa Timur.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved