Breaking News:

Berita Tulungagung

Belajar Perlindungan Anak, Pemerintah Tiongkok Mengunjungi ULT PSAI Tulungagung

Pemerintah Tiongkok belajar soal perlindungan anak di Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI) Tulungagung

SURYA.co.id/David Yohanes
Yang Jian, Direktur Divisi Perlindungan Anak, Departemen Kesejahteraan Anak, Kementerian Urusan Sipil Tiongkok, mendapat penjelasan dari Peksos ULT PSAI. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI) Tulungagung mendapat kunjungan dari Pemerintah Tiongkok.

Yang Jian, Direktur Divisi Perlindungan Anak, Departemen Kesejahteraan Anak, Kementerian Urusan Sipil Tiongkok ingin melihat bagaimana ULT PSAI melakukan perlindungan terhadap anak.

Yang Jian mengatakan, antara Indonesia dan Tiongkok mempunyai banyak kesamaan.

Misalnya punya populasi besar, angka kemiskinan yang relatif sama, persoalan-persoalannya juga sama, sehingga bisa belajar bersama-sama untuk mengatasi masalah.

Bahkan kondisi tenaga kerja migran di Tulungagung yang besar, juga sama terjadi di Tiongkok.

"Banyak tenaga kerja dari Tiongkok yang bekerja di keluar dari Tiongkok," ujar Yang Jian.

Lanjutnya, karena itu pihaknya ingin belajar soal kesejahteraan anak dan perlindungan anak untuk dikembangkan di Tiongkok.

Pemerintah Tiongkok sebenarnya sudah punya regulasi perlindungan anak, sama seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Misalnya anak di panti asuhan, anak yang masuk kondisi rentan dan anak disabilitas.

"Hal ini menunjukkan kami ada kemajuan dalam perlindungan anak," sambung Yang Jian.

Dengan populasi anak yang besar, Tiongkok juga menghadapi masalah kelaurga yang punya kemampuan terbatas dalam hal pengasuhan.

Karena itu Tiongkok dan Indonesia, Tulungagung khususnya punya pekerjaan rumah yang sama untuk menyelesaikan masalah ini.

Yang Jian juga meminta UNICEF agar lebih banyak berinvestasi di Tulungagung, agar Kota Layak Anak (KLA) benar-benar terjadi di Tulungagung.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan UNICEF wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, Arie Rukmantara, pihaknya yang mengarahkan delegasi Tiongkok ke Tulungagung.

Sebab Tulungagung yang menginisiasi lahirnya ULT PSAI, yang kemudian diduplikasi di lebih dari 100 daerah di Indonesia.

Secara nasional, ULT PSAI ini kemudian diimplementasikan menjadi Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI).

"Tulungagung masih yang terbaik dalam hal perlindungan anak. Sehingga kami membawa delegasi Tiongkok ini kemari," ujar Arie.

Delegasi Tiongkok ini sempat diterima di Pendopo Kabupaten Tulungagung oleh Pj Sekda, Sukaji.

Rombongan kemudian langsung ke kantor ULT PSAI, di Jalan Pahlawan nomor 1 Tulungagung.

Selanjutnya rombongan menuju ke Desa Kesambi,Kecamatan Bandung, desa percontohan dalam hal Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved