Dua Tahahan Kabur dari Polresta Malang Ditembak, Ingin Jenguk Anak di Ponpes & Hadiri Nikah Anak

Dua tahanan kabur dari Polresta Malang berhasil ditangkap lagi. Setelah ditangkap, keduanya ditembak polisi agar tidak melarikan diri lagi.

Dua Tahahan Kabur dari Polresta Malang Ditembak, Ingin Jenguk Anak di Ponpes & Hadiri Nikah Anak
SURYA.co.id/AMINATUS SOFYA
Dua Tahahan Kabur dari Polresta Malang Ditembak, Ingin Jenguk Anak di Ponpes & Hadiri Nikah Anak 

SURYA.co.id | MALANG - Dua tahanan kabur dari Polresta Malang berhasil ditangkap lagi. Setelah ditangkap, keduanya ditembak polisi agar tidak melarikan diri lagi.

Anggota Polresta Malang Kota berhasil menangkap lagi Sokip Yulianto dan Adrian Fairi alias Ian. Dua tersangka kasus narkoba itu sebelumnya berhasil melarikan diri dari tahanan.

Kini, tinggal dua tahanan lagi yang belum ditangkap Polresta Malang. Mereka diimbau untuk segera menyerahkan diri.

Sebelum Sokip, Ian terlebih dulu ditangkap. Ian ditangkap pada Selasa (10/12/2019) dini hari. Sedangkan Sokib ditangkap pada Rabu (11/12) dini hari.

Sokip terlihat meringis kesakitan karena dua kakinya ditembak polisi. Sokip dianggap sebagai otak tahanan kabur dari Polresta Malang.

Pria asal Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang itu diringkus di Desa Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri.

Sokip melarikan diri dan bersembunyi di sebuah rumah indekos milik Yon Mujiono.

Saat diinterogasi di Mapolresta Malang Kota, Sokip beralasan ingin menjenguk anaknya yang tinggal di pondok pesantren.

Kata dia, sang anak tidak mengetahui status Sokip yang menjadi tahanan di Rutan Polresta Malang.

“Anak saya nggak tahu kalau saya di penjara. Saya mau jenguk anak saya,” ucap Sokip.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved