Berita Jember

Di Kabupaten Jember, Ada Asuransi Ternak yang Beri Rasa Aman saat Terjadi Pencurian

Sejumlah peternak di Kabupaten Jember mendapatkan bantuan pembayaran premi asuransi ternak tersebut.

Di Kabupaten Jember, Ada Asuransi Ternak yang Beri Rasa Aman saat Terjadi Pencurian
surya.co.id/sri wahyunik
Tupadi saat menerima bantuan premi asuransi ternak dari Bupati Jember Faida, Rabu (11/12/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Peternak menilai asuransi ternak sangat membantu mereka.

Sebab peternak mendapatkan rasa aman atas hewan ternak mereka.

Apalagi di Kabupaten Jember, masih rawan terjadi pencurian hewan ternak, terutama sapi.
Karenanya kehadiran asuransi ternak tersebut dinilai membantu mereka.

Sejumlah peternak di Kabupaten Jember mendapatkan bantuan pembayaran premi asuransi ternak tersebut.

Peternak cukup membayar Rp 40.000 per bulan untuk satu ekor ternak, sedangkan dari Pemkab Jember memberikan tunjangan Rp 160.000 per bulan.

"Untuk premi per bulannya, dibayar peternak sebesar Rp 40.000, dan ada tunjangan dari Pemkab sebesar Rp 160.000. Saya sudah ikut setahun ini, dan sangat membantu. Terutama saat ini, kami juga di tengah kekhawatiran karena beberapa waktu terakhir kembali marak pencurian sapi," ujar Tupadi, peternak asal Desa Suger Kidul Kecamatan Jelbuk, Jember, Rabu (11/12/2019).

Setiap ekor ternak membayar Rp 200.000 untuk asuransi ternak itu setiap bulan.

Jaminan yang diberikan adalah jika ternak mati, atau mengalami pencurian.

Asuransi ternak itu akan menjamin para peternak.

"Karena kalau sampai mati, atau dicuri, modal satu ekor Rp 12 juta melayang. Jadi keberadaan asuransi ternak ini sangat membantu peternak," tegasnya.

Tahun 2019 ini, Pemkab Jember kembali memberikan tunjangan pembayaran polis asuransi ternak kepada peternak di Jember.

"Karena peternak itu perlu jaminan, termasuk jaminan keamanan bagi ternak mereka. Karenanya Pemkab Jember memberikan support bantuan untuk polis asuransi ternak," ujar Bupati Jember Faida.

Faida mengharapkan keberadaan asuransi ternak itu memberikan rasa aman untuk peternak.
Sehingga mereka bisa membudidayakan hewan ternak mereka secara aman, nyaman, dan optimal.

Jika budidaya ternak dilakukan secara optimal, Faida yakin, produktivitas hasil peternakan di Kabupaten Jember bisa juga optimal.

"Sehingga tujuan untuk swasembada hasil peternakan di Kabupaten Jember bisa tercapai. Peternak Jember bisa memenuhi kebutuhan hasil peternakan untuk warga Jember, untuk masyarakat di kabupaten sekitar Jember, juga untuk tujuan ekspor bisa tercapai," tegasnya.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved