Grahadi

Beranda Grahadi

Beri Fasilitas Warga Jatim Beribadah Haji, Wagub Emil Yakini Program Jatim Berkah Semakin Terwujud

Rute penerbangan Surabaya-Madinah akan dilayani dua kali dalam seminggu dengan waktu tempuh 9 jam. Armada yang digunakan adalah pesawat berbadan lebar

Beri Fasilitas Warga Jatim Beribadah Haji, Wagub Emil Yakini Program Jatim Berkah Semakin Terwujud
Humas Pemprov Jatim
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat melaunching Batik Air Fly to Madinah di Ballroom Hotel JW Marriott Surabaya, Rabu (11/12/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyakini bahwa program Nawa Bhakti Satya yang diusungnya bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melalui Jatim Berkah dapat semakin diwujudkan.

Salah satunya yakni dengan memberikan fasilitas kelancaran masyarakat Jatim yang ingin beribadah haji ke tanah suci.

”Kita berharap bahwa tentunya sekali lagi kita bisa mendapatkan Jatim yang lebih berkah, kalau kelancaran ibadah ini difasilitasi,” ujar Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat melaunching Batik Air Fly to Madinah di Ballroom Hotel JW Marriott Surabaya, Rabu (11/12/2019) siang. 

Lebih lanjut Emil mengatakan, salah satu bentuk fasilitas kelancaran tersebut adalah dengan dibukanya jalur penerbangan menuju tanah suci.

Oleh karena itu, dengan dibukanya jalur tersebut, dirinya sangat mengapresiasi maskapai penerbangan yang telah mewujudkan hal tersebut, yakni memberikan penerbangan yang nyaman dengan rute Surabaya-Madinah. 

“Pangsa pasar yang selama ini ke Jakarta dulu, sekarang bisa dilakukan di Surabaya. Ini kan sesuatu yang menggembirakan untuk kita semua,” ujar mantan Bupati Trenggalek ini. 

Pada kesempatan yang sama, Emil Dardak meminta kepada maskapai tersebut agar penerbangan baliknya menuju ke Surabaya bisa menampung wisatawan dari Timur Tengah ke Jatim. 

“Saya minta agar bisa membuka potensi wisatawan dari Jeddah langsung ke Surabaya untuk menikmati Kawasan Bromo Tengger Semeru,” imbuhnya.

Sementara itu, launching rute penerbangan baru secara langsung (direct flight) oleh Batik Air menjadi harapan baru bagi masyarakat Jatim.

Pasalnya, rute penerbangan Surabaya-Madinah akan dilayani dua kali dalam seminggu dengan waktu tempuh 9 jam. Armada yang digunakan adalah pesawat berbadan lebar (wide body) Airbus 330-300. (hms)      

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved