Travel

17 Titik Rawan di Sepanjang Jalur KAI Daop 8, Wilayah Stasiun Porong Jadi Perhatian Khusus

Jelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020, PT Kereta Api Indonesia (Persero) inspeksi ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.

17 Titik Rawan di Sepanjang Jalur KAI Daop 8, Wilayah Stasiun Porong Jadi Perhatian Khusus
surya.co.id/wiwit purwanto
Petugas bersiaga di stasiun menjelang keberangkatan kereta api. 

Surya.co.id |SURABAYA - Jelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020, PT Kereta Api Indonesia (Persero) inspeksi ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Inspeksi dilakukan selama tiga hari dimulai pada 10 hingga 12 Desember 2019.

“Kegiatan inspeksi ini untuk memastikan lagi kesiapan KAI menjelang peak season pada momen Natal dan Tahun Baru,” jelas Direktur Utama KAI Edi Sukmoro saat akan memulai kegiatan inspeksi dari Stasiun Bandung, pada Selasa (10/12).

Pengecekan dilakukan mulai dari kesiapan jalur, stasiun, pelayanan, hingga SDM.

Pihaknya meminta kepada seluruh pegawai KAI agar memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat, khususnya selama momen Nataru ini.

Dalam perjalanan tersebut juga dilakukan identifikasi titik-titik rawan yang harus dijaga ekstra.

Mengingat Angkutan Nataru ini bertepatan dengan datangnya musim hujan dan frekuensi perjalanan kereta api semakin banyak.

Terdapat 351 titik rawan di seluruh Jawa dan Sumatera yang perlu mendapatkan perhatian ekstra.

Yaitu 99 titik rawan banjir, 157 titik rawan longsor, 85 titik amblesan, dan 10 titik pencurian.

Suprapto Kahumas Daop 8 Surabaya menambahkan, khusus untuk wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya, terdapat 17 titik rawan yang perlu mendapatkan perhatian ekstra.

Yaitu 5 titik rawan banjir, 7 titik rawan longsor, dan 5 titik rawan amblesan.
Dari 17 titik tersebut yang mendapatkan perhatian khusus adalah titik di wilayah Stasiun Porong.

'Daop 8 Surabaya juga menyiagakan 32 petugas pemeriksa jalur ekstra, 89 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, 7 petugas posko daerah rawan ekstra, serta 136 personel keamanan tambahan dari TNI/Polri," paparnya.

Disamping itu, KAI Daop 8 Surabaya telah menempatkan alat dan material di 4 titik lokasi (St. Babat, St.Mojokerto, St.Bangil dan St.Wlingi).

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved