Minggu, 12 April 2026

Berita Tulungagung

Tiga Nama Bacawabup Tulungagung Dipanggil DPP PDI Perjuangan Hari Ini

Ketiga nama itu diminta mengikuti fit and proper test di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro 58 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
Foto DPC PDI Perjuangan Tulungagung
Surat undangan fit and proper test dari DPP PDI Perjuangan 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Tiga nama dari 11 nama yang mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Tulungagung dipanggil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Tiga nama itu adalag Tatang Suhartono yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perikanan, Sodik Purnomo yang menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tulungagung dan Suharminto yang menjabat Wakabid Organisasi DPC DPI Perjuangan Tulungagung.

Ketiga nama itu diminta mengikuti fit and proper test di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro 58 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

"Undangannya memang datang tadi malam. Jadi mendadak semua cari tiket pesawat," terang Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Susilowati, Selasa (10/12/2019).

Menurut Susilowati, tiga nama itu hasil penyaringan yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Tiga nama itu belum final, karena kemungkinan nama lain yang sudah mendaftar akan diundang fit and proper test di lain hari.

Sekinn itu ada pula pendaftar lain yang langsung mendaftar di DPP PDI Perjuangan.

"Kan mungkin saja pendaftar lain akan digilir di kemudian hari. DPC tidak tahu menahu," sambung Susilowati.

Sebelas nama yang pernah fit and proper test di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, adalah gabungan pendaftar dari DPC Tulungagung dan DPD Jawa Timur.

Mereka berasal dari internal partai, pengusaha, ASN dan juga akademisi.

Lanjut Susilowati, nantinya Bacawabup yang mendaftar di DPP juga akan ikut fit and proper test, sebelum hasil akhir diputuskan.

"Hasil akhir nanti DPP yang memutus. Kami tidak berani melangkah sebelum ada instruksi dari DPP," ucap Susilowati.

Lebih jauh Susilowati mengatakan, sampai saat ini DPC PDI Perjuangan Tulungagung belum mendapat surat dari DPRD Tulungagung, untuk lekas menyetor nama Calon Wakil Bupati Tulungagung yang diusung.

Pemilihan Wakil Bupati Tulungagung adalah buntut kasus di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang ditangani KPK.

Setelah bupati diputus bersalah, maka wakil bupati, Maryoto Birowo dilantik menjadi bupati definitif.

Posisi wakil bupati yang kosong akan dipilih lewat mekanisme pemilihan internal DPRD Tulungagung.

Dua partai pengusung, Nasdem dan PDI Perjuangan akan mengajukan dua nama untuk dipilih DPRD.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved