Tak Sesuai Target, Pembangunan Pasar Sukun Kota Malang Dipastikan Molor

Pasar Sukun, tahapan pembangunannya masih dalam proses penancapan tiang penyanggah dan proses finishing di beberapa lapak pedagang.

Tak Sesuai Target, Pembangunan Pasar Sukun Kota Malang Dipastikan Molor
suryamalang/rifky edgar
Proyek revitalisasi Pasar Sukun Kota Malang, Selasa (10/12). 

SURYA.co.id | MALANG - Pembangunan Pasar Sukun di Kota Malang dikhawatirkan bakal molor dari target yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kota Malang.

Hal itu dilihat dari proses pembangunan Pasar Sukun yang sejauh ini sudah berjalan sekitar 70 persen.

Pemkot Malang menargetkan pembangunan revitalisasi empat pasar itu selesai pada 25 Desember 2019.

Namun, dari empat pasar itu, hanya tiga pasar yang proses pembangunan sudah di atas 90 persen, yakni Pasar Sawojajar, Pasar Kasin dan Pasar Mergan

Sedangkan Pasar Sukun, tahapan pembangunannya masih dalam proses penancapan tiang penyanggah dan proses finishing di beberapa lapak pedagang.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perdagangan, Wahyu Setianto membenarkan, bahwa pembangunan Pasar Sukun dikhawatirkan bisa molor dari target.

Dikarenakan, ada beberapa faktor teknis dan non teknis yang menghambat proses pengerjaan.

"Yang kami khawatir memang Pasar Sukun. Kalau saya lihat progressnya nggak selesai tepat waktu," ucapnya.

Untuk itu, dia terus mendorong agar pemborong yang mengerjakan proyek tersebut bisa segera menyelesaikan pembangunan.

Apabila proses pembangunan molor dari target yang telah ditentukan oleh Pemkot Malang, pemborong yang diketahui bernama CV Al Qaeda itu diharuskan untuk membayar denda.

Halaman
123
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved