Berita Lamongan

Polres Lamongan Raih Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani dari Kemenpan RB

Dua tahun berturut-turut, Polres Lamongan Jawa Timur meraih penghargaan bergengsi dari MenPAN RB.

Foto Humas Polres Lamongan
Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung saat menerima penghargaan bergengsi, Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kemenpan RB, Selasa (10/12/2019). 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Dua tahun berturut-turut, Polres Lamongan Jawa Timur meraih penghargaan bergengsi dari MenPAN RB.

Setahun lalu, tepatnya 10 Desember 2018 telah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK), kini naik tingkat, Polres Lamongan meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Apresiasi dan penganugerahan zona integritas ini diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo di Jakarta yang disaksikan Wapres KH Ma'ruf Amin, Selasa (10/12/2019).

Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung kepada SURYA.co.id melalui sambungan telepon, Selasa (10/12/2019) mengatakan, 2 tahun berturut-turut Polres Lamongan mendapat apresiasi dan penganugerahan sebagai zona integritas.

Pada 2018 Polres Lamongan meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan tahun 2019 ini naik tingkat, Polres Lamongan meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

"Alhamdulillah, tepat 1 tahun sebelumnya mendapat penganugerahan predikat wilayah bebas korupsi (WBK), dan saat ini meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Tepat setahun," kata Feby.

Ia juga bangga, bertepatan dengan Hari Anti Korupsi capaian bergengsi itu bisa diraih Polres Lamongan yang dipimpinnya hampir dua tahun lebih.

Menurutnya, predikat WBBM ini menegaskan komitmen pimpinan Polres Lamongan beserta jajarannya untuk membangun unit kerja yang melayani sesuai standar yang tertuang dalam Peraturan Menpan RB RI.

"Zona Integritas (ZI) merupakan predikat yang diberikan kepada Kementerian, Lembaga yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen dalam upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik," katanya.

Apa yang diraihnya, menurut Feby, tidak lepas dari peran serta semua anggota Polres Lamongan yang punya komitmen memberikan layanan yang prima dan bersih dari praktik - prakit korupsi.

"Terimakasih lah pada anggota dan masyarakat Lamongan yang telah memberikan dukungan dengan apa yang diupayakan Polres Lamongan," ungkapnya.

Sesuai arahan Wakil Presiden, lanjut Kapolres, dengan diraihnya predikat WBBM bukan berarti inovasi peningkatan pelayanan berhenti namun untuk terus diperluas cakupannya.
Sehingga, terang Kapolres, dengan demikian membutuhkan integritas dan komitmen dari seluruh anggota Polres Lamongan guna mewujudkan hal tersebut.

"Kami berharap ini mampu menjadi pemicu bagi seluruh jajaran untuk melakukan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi secara konkret, sistematis dan berkelanjutan," harapnya.

Sebulan lalu, Polres Lamongan juga meraih penghargaan pelayanan publik dengan nilai sangat baik dari Menpan RB.
"Penghargaan ini dipersembahkan untuk masyarakat Lamongan sebagai wujud peningkatan kinerja Polres Lamongan dan juga milik semua personel Polres Lamongan untuk dijadikan cambuk motivasi agar berbuat yang lebih baik lagi demi kondusivitas keamanan di wilayah Lamongan," pungkas Feby yang akan meninggalkan Lamongan untuk beralih tugas sebagai Kapolres Mojokerto ini.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved