Persebaya Surabaya

News Analysis : Trofi Istimewa dan Lagu Meong-meong di Akhir Musim Persebaya Surabaya

Bajul Ijo mencatat beberapa hasil baik. Satu yang paling berkesan, adalah kemenangan comeback 3-2 menghadapi Madura United.

News Analysis : Trofi Istimewa dan Lagu Meong-meong di Akhir Musim Persebaya Surabaya
surya.co.id/habibur rohman
Pemain Persebaya Surabaya menggelar latihan di lapangan Polda Jatim, Senin (9/12/2019). 

News Analysis
Aji Bramastra
Jurnalis Harian Surya

SURYA.co.id | SURABAYA - Musim ini memang menjadi musim yang sulit bagi Persebaya dan Bonek.

Persebaya, harus melupakan mimpi menggapai gelar juara Liga 1.

Alih-alih tampil sangar, Bajul Ijo sempat tampil sempoyongan di awal dan pertengahan liga berjalan.

Begitu susah menebak Persebaya. Satu laga tampil hebat, laga berikutnya kalah mengejutkan.

Tapi, satu luka yang paling menyakitkan bagi Persebaya dan Bonek, adalah insiden kerusuhan 23 Oktober 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Gumpalan kekecewaan, melihat rentetan hasil buruk Persebaya, langsung meletus bak bisul, ketika Bajul Ijo tersungkur 2-3 dari PSS Sleman di kandang sendiri.

Yang lebih membuat Bonek kecewa, adalah gaya bermain Pasukan Persebaya yang tak ‘bertenaga’ di era kepelatihan Wofgang Pikal.

Maine gak ngosek blas (mainnya tidak ngeyel), kalau boleh meminjam istilah seorang Bonek, melihat permainan Persebaya.

Keputusan manajemen sampai 2 kali mengganti pelatih utama, menjadi cerminan olengnya kapal Persebaya di musim ini.

Halaman
123
Penulis: Aji Bramastra
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved