5 FAKTA Anak Terjatuh dari Lantai 5 saat Ibu Main HP, Kasus di Rusunawa Balita Jatuh dari Lantai 7

5 FAKTA Anak Terjatuh dari Lantai 5 saat Ibu Main HP, Kasus Serupa Lebih Tragis Jatuh dari Lantai 7

5 FAKTA Anak Terjatuh dari Lantai 5 saat Ibu Main HP, Kasus di Rusunawa Balita Jatuh dari Lantai 7
Tangkap Layar Daily Express Tv dan Dok Satpol PP Tambora
5 FAKTA Anak Terjatuh dari Lantai 5 saat Ibu Main HP, Kasus di Rusunawa Balita Jatuh dari Lantai 7 

SURYA.CO.ID - Ini lima fakta peristiwa anak terjatuh dari lantai lima sebuah gedung hingga tewas saat ibunya asik bermain ponsel.

Jatuhnya bocah mungil tersebut terjadi setelah sang ibu berniat merekam tingkah lucu putrinya dari belakang, namun ia justru terpelosok.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa anak tersebut tidak tertolong karena luka parah akibat benturan.

Berikut lima fakta peristiwa anak terjatuh dari lantai lima saat ibu main ponsel.

1. Berniat Rekam Tingkah Lucu Buah Hati

Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 5 saat Ibu Main HP, Keterangan Polisi Justru Buat Keluarga Murka
Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 5 saat Ibu Main HP, Keterangan Polisi Justru Buat Keluarga Murka (Tangkap Layar Daily Express Tv)

kejadian tersebut diketahui terjadi di Jalan Bundusan, Penampang, Sabah, Malaysia, Minggu (8/12/2019).

Seorang ibu saat  itu mengajak anaknya makan di sebuah restoran yang berada di lantai lima sebuah gedung.

Seusai mengisi perut, ia membiarkan anaknya untuk berjalan mendahuluinya.

Ia pun terlihat merekam aksi lucu bicah tersebut.

Terlihat ada dua bocah yang direkam, dimana salah satunya tampak lebih besar.

Namun, siapa sangka jika video tersebut adalah video terakhir bocah tersebut.

2. Jatuh Terperosok

Tak berselang lama, kejadian tak diinginkan pun menimpa bocah mungil tersebut.

Ia diketahui terperosok pada sebuah celah yang berada di lantai lima hingga membuatnya terjatuh ke lantai dasar.

Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami hal tak terduga itu.

Namun sayang, nyawanya dinyatakan tak tertolong oleh pihak medis karena benturan yang hebat di tubuhnya.

3. Gedung dalam Tahap Renovasi

Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 5 saat Ibu Main HP, Keterangan Polisi Justru Buat Keluarga Murka
Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 5 saat Ibu Main HP, Keterangan Polisi Justru Buat Keluarga Murka (Tangkap Layar Daily Express Tv)

Dari informasi yang berhasil dihimpun, lantai lima gedung tersebut tengah dalam proses renovasi.

Pihak keliuargapun turut mneyalahkan pihak gedung karena tidak memberikan peringatan jika gedung sedang dalam tahap renovasi.

Akibatnya, sempat ada selisih paham antara pihak keluarga dan pihak gedung.

Hingga akhirnya, peristiwa inipun dilimpahkan ke pihak berwajib.

4. Keterangan Polisi Buat Keluarga Geram

Pihak kepolisian yang menyelidiki kasus ini menilai jika peristiwa ini merupakan buntut dari kelalaian orangtua anak tersebut.

Seharusnya ibunya menjaga anaknya, bukan malah membiarkannya berjalan sendirian sembari merekam aksi mereka.

Keterangan polisi ini pun disambut murka oleh pihak keluarga.

Menurut paman korban, Roger Chow, keluarga keberatan dengan keterangan pihak kepolisian.

Ia mengatakan, saat itu ibu korban hanya merekam polah dua anaknya, bukannya acuh dan membiarkan anaknya.

Ia pun menunjukkan bukti video yang berada di media sosial.

Keluarga pun juga marah dengan kesimpulan yang diambil kepolisian.

Setelah peristiwa itu terjadi, keluarga melapor ke polisi, untuk menggugat pihak pengelola bangunan.

Menurut ibu korban, pengelola gedung lalai tak memasang peringatan soal adanya lobang di sana.

"Kami terkejut, bagaimana polisi menyikapi peristiwa, dengan malah menyalahkan ibu korban," ujar Roger Chow.

5. Insiden Serupa, Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 7 Rusunawa

Seorang balita tewas setelah terjatuh dari lantai 7, Tower A, Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Jumat (18/10/2019).
Seorang balita tewas setelah terjatuh dari lantai 7, Tower A, Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Jumat (18/10/2019). (Dok.SATPOL PP TAMBORA)

Nasib tragis dialami oleh seroang balita setelah terjatuh dari lantai 7, Tower A, Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Jumat (18/10/2019).

Balita tersebut bernama M Fila Ibrahim (4), ia ditemukan warga usai terjatuh dan menimpa sebuah motor yang terparkir di halaman rusunawa.

Ibrahim terjatuh lantaran tubuhnya yang mungil tidak terhalang besi railing yang ada di balkon luar rusunawa. Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin mengungkap kronologi kejadian tersebut.

"Jadi dia (korban) itu tidur dan pada saat tertidur ibunya keluar dari kamar, pas bangun nyari-nyari ibunya kali anak itu," kata Supriyatin saat dikonfirmasi, Jumat (18/10/2019).

"Tahu-tahu anak itu nangis, dari situlah korban ngelos dari jendela langsung luar dan jatuh ke bawah," tambah Supri.

Saat jatuh, Supri mengatakan korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan pertama. Sayangnya Ibrahim tidak tertolong, balita berumur empat tahun itu meninggal dunia.

"Sudah dibawa keluarga korban balitanya, keluarga juga menganggap ini sebagai musibah," ucap Supri.

Korban langsung dimakamkan sekitar pukul 14.30 WIB setelah lebih dulu disemayamkan di aula Tower B Rusunawa Tambora.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved