Berita Surabaya

YDSF dan Kartunesia Gelar Pameran Kartun Opini di Galeri Prabangkara Surabaya

Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Surabaya dan Komunitas Kartun Indonesia (Kartunesia) menggelar Pameran Kartun Opini

YDSF dan Kartunesia Gelar Pameran Kartun Opini di Galeri Prabangkara Surabaya
SURYA/Zainal Arif
Pengunjung melihat gambar kartun yang di pajang di pameran Kartun Opini Senin (9/12/2019). 

SURYA.co.id | Surabaya - Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Surabaya dan Komunitas Kartun Indonesia (Kartunesia) menggelar Pameran Kartun Opini dalam rangka memperingati hari anak sedunia di Galeri Prabangkara, Jl. Genteng Kali 85 Surabaya Senin (9/12/2019).

Pameran Kartun Opini ini dibuka pukul 08.00 WIB oleh Wakil Direktur YDSF Akhamd Ma'mun Afani.

Dalam pembukaannya ia menyampaikan, pameran ini ditujukan agar anak-anak bisa berkreasi dan mengembangkan pendidikan di dunia lewat gambar kartun, karya yang ditampilkan di pamerkan seolah menjadi pesan tersirat bagi dunia bahwa anak butuh perhatian lebih dari orangtua.

Sebelumnya, Senin (28/10/2019) hingga Kamis (31/11/2019) YDSF dan Kartunesia menggelar Kontes Kartun Opini ‘Anak Indonesia: Generasi Kreatif dan Optimis’.

Humas YDSF, Khoirul Anam mengatakan karya yang dipamerkan merupakan kartun terbaik yang dikirim peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri dari Denpasar, Medan, Jambi, Yogyakarta, Semarang, dan kota di Jawa Timur.

Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) itu menjelaskan, setelah melewati proses penilaian yang cukup ketat, juri akhirnya bersepakat untuk memenangkan lima kartunis dengan karya terbaik.

Dari hasil seleksi, Juara 1 diperoleh Joko Luwarso dari Jakarta Selatan, dan Juara 2 diperoleh Agus Harsanta, dari Denpasar.

Sementara Juara Harapan untuk tiga pemenang masing-masing: Agus Widodo, warga Kendal, Jawa Tengah; Dien Yodha, warga Banyumas, Jawa Tengah; dan Wahyu Siswanto, warga Lumajang, Jawa Timur.

"Mewakili YDSF, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi istimewa untuk kawan-kawan kartunis Indonesia," kata Anam.

Pendiri Komunitas Kartunesia, Hendro D. Laksono mengatakan, hingga batas terakhir pengiriman Minggu (24/11/2019), 90 karya telah diterima oleh panitia, tahun ini kontes masih didominasi karya-karya kartunis senior tanah air, sebagian peserta bahkan dikenal sebagai kartunis yang sudah pernah menjuarai berbagai kontes baik nasional maupun internasional.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arif
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved