Berita Tulungagung

Terungkap, Misteri Senapan yang Dipakai Membunuh Pasangan Suami Istri di Campurdarat Tulungagung

Hasil otopsi menemukan pejera senapan angin di dalam bagian belakang tengkorak kepala Suprihatin.

Terungkap, Misteri Senapan yang Dipakai Membunuh Pasangan Suami Istri di Campurdarat Tulungagung
surya.co.id/david yohannes
Tersangka Rizal Saputra (22) memperagakan adegan membuang senapan angin ke tengah tanaman tembakau. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Pasangan Adi Wibowo (56) alias Didik dan Suprihatin (50), di Dusun Nginas, Desa/Kecamatan Campurdarat dibunuh pada 5 November 2018, dan baru ditemukan 8 November 2018 sudah dalam keadaan membusuk.

Hasil otopsi menemukan pejera senapan angin di dalam bagian belakang tengkorak kepala Suprihatin.

Pejera itu berasal dari senapan angin milik tersangka Deni Yonatan Fernando Irawan, yang dipakai untuk menyerang Suprihatin.

Keberadaan senapan angin itu sempat menjadi misteri, karena polisi sudah mencarinya ke segala arah namun tidak kunjung menemukannya.

“Bahkan sumur di rumah korban sampai dikuras, karena kami curiga senapan itu dibuang ke dalam sumur,” ucap seorang polisi.

Namun dalam rekonstruksi, misteri senapan angin ini akhirnya terungkap.

Usai dipakai Nando untuk menusuk kepala Suprihatin, senapan itu sempat dibawa tersangka Muhammad Rizal Saputra (22).

Rizal kemudian keluar lewat pintu belakang rumah korban, yang langsung berhadapan dengan sawah.

Senapan itu kemudian dibuang ke tengah rimbun tanaman tembakau.

Namun keesokan harinya senapan itu diambil lagi oleh Rizal.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved