Berita Kediri

Ratusan Ribu Pil Koplo dan Puluhan HP Dimusnahkan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri

Puluhan HP, sabu-sabu, ganja, minuman keras dan ratusan ribu pil koplo barang bukti kejahatan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dimusnahkan

Ratusan Ribu Pil Koplo dan Puluhan HP Dimusnahkan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri
surya.co.id/didik mashudi
Petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri memusnahkan barang bukti narkoba yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, Senin (9/12/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Puluhan HP, sabu-sabu, ganja, minuman keras dan ratusan ribu pil dobel L barang bukti kejahatan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht), dimusnahkan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Senin (8/12/2019).

Barang bukti yang dimusnahkan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Pemusnahan barang bukti tindak kejahatan narkoba dengan cara dibakar itu dilakukan Kajari Kabupaten Kediri Mohammad Rohmadi SH bersama pejabat Forkompimda Kabupaten Kediri.

Rincian obat terlarang yang dimusnahan terdiri pil dobel L sebanyak 103.478 butir, sabu-sabu 256.42 gram, ganja kering 17,65 gram dan 30 botol miras.

Selain itu ada sekitar 50 HP dari berbagai merk dan jenis yang juga menjadi barang bukti kasus peredaran obat terlarang dan narkotika juga dimusnahkan dengan cara dihancurkan dengan palu kemudian dibakar.

Saat pembakaran barang bukti HP di tong pembakaran sempat memunculkan suara ledakan dari dalam tong.

Ini karena baterai HP ikut terbakar sehingga mengakibatkan ledakan.

Pemusnahkan barang bukti kejahatan ini dilakukan dengan dibakar pada tong besi.

Begitu banyaknya barang bukti yang harus dimusnahkan prosesnya butuh waktu cukup lama.

Beberapa kali petugas menyiram dengan minyak tanah untuk mempercepat pembakaran.

Kajari Kabupaten Kediri Mohammad Rohmadi,SH menjelaskan, pemusnahan barang bukti perkara narkoba telah menjadi keprihatinan aparat penegak hukum.

"Untuk jenis pil dobel L saja barang buktinya telah mencapai 103.478 butir. Jumlah barang buktinya begitu banyak, sehingga generasi muda di Kabupaten Kediri harus semakin waspada," ungkapnya.

Masyarakat juga diimbau untuk menghindari mengonsumsi obat terlarang dan narkoba seperti sabu-sabu dan ganja karena bakal berhadapan dengan aparat penegak hukum.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved