Janda Cantik Tewas Ditangan Pria Beristri, Terungkap Kehidupan Pahit & Hubungan Gelap dengan Pelaku

Janda Cantik Tewas Ditangan Pria Beristri, Terungkap Kehidupan Pahit & Hubungan Gelap dengan Pelaku

Ilustrasi dan Ist via Tribun Medan
Janda Cantik Tewas Ditangan Pria Beristri, Terungkap Kehidupan Pahit & Hubungan Gelap dengan Pelaku 

Korban lalu menjemput tersangka di suatu tempat, kemudian jalan-jalan menggunakan motornya.

Pelaku yang mengendarai motor korban lalu mengambil sebotol arak yang sudah disimpan di semak-semak.

Mereka kemudian menuju waduk, lalu berhubungan badan.

Setelah itu korban bercerita tentang kehamilannya yang sudah usia 24 minggu atau 6 bulan.

"Sebelum dibunuh berhubungan badan dulu, lalu minum miras arak bersama," ujar Kapolres saat ungkap kasus, Jumat (29/11/2019).

7 FAKTA Pembunuhan Janda Satu Anak di Bojonegoro
7 FAKTA Pembunuhan Janda Satu Anak di Bojonegoro (Kolase Facebook Yuni Rusmini)

Ditambahkan Budi, usai minum arak kemudian pelaku merasa pusing karena diminta pertanggung jawaban atas kehamilan korban.

Akhirnya pelajar tersebut langsung menjerat leher korban dengan tali tampar yang sudah dibawanya hingga meninggal.

Untuk memastikan meninggal, pelajar tersebut memukul muka dan kepala korban hingga rusak atau luka berat.

"Jadi setelah korban dijerat lehernya, kemudian dipukuli hingga tewas.

Ini pembunuhan terencana, karena pelaku sudah menyiapkan tali tampar di sakunya," terangnya.

Perwira asal Bojonegoro itu menjelaskan, setelah membunuh Aidatul pelaku lalu kabur membawa motor dan handphone korban.

Lalu meminta jemput temannya di suatu tempat, motor korban pun ditinggal di lokasi penjemputan.

Setelah dijemput, pelaku minta diantarkan pulang.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan saat ungkap kasus pelajar yang membunuh janda, Jumat (29/11/2019) .
Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan saat ungkap kasus pelajar yang membunuh janda, Jumat (29/11/2019) . (SURYA.co.id/M Sudarsono)

Petugas yang melakukan penyelidikan lalu mendatangi rumah dan menangkap pelaku.

Polisi juga memeriksa Handphone korban yang dibawa pelaku, dan ditemukan chatingan yang menguatkan pelajar tersebut adalah pelaku pembunuhan.

"Usai membunuh lalu meminta jemput temannya, dihubungi melalui rekaman pesan WhatsApp, temannya sudah kita periksa juga sebagai saksi," bebernya.

Budi menambahkan, setelah korban dibunuh langsung ditinggal begitu saja dalam kondisi telungkup hanya mengenakan kaos dan celana dalam.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti atas kejadian tersebut, di antaranya motor beat milik korban, handphone dan pakaian korban.

Kemudian ada juga barang tersangka yang turut diamankan, yaitu motor vixion, handphone, pakaian, tali tampar yang digunakan untuk menjerat korban, lalu botol plastik bekas arak.

"Sejumlah barang bukti kita amankan, pelaku dijerat pasal 340 KUHP dan 338 KUHP, ancaman pidana mati atau seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved