Berita Surabaya

Hakim Tolak Eksepsi Dua Terdakwa Kerusuhan di Asrama Papua Surabaya

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak eksepsi dua terdakwa kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.

Hakim Tolak Eksepsi Dua Terdakwa Kerusuhan di Asrama Papua Surabaya
surya.co.id/samsul arifin
Mak Susi saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak eksepsi dua terdakwa kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, Tri Susanti alias Mak Susi dan Andria Ardiansyah (dalam ruang sidang terpisah), Senin (9/12/2019). 

"Menolak seluruh eksepsi tim penasehat hukum terdakwa Tri Susanti," terang Ketua majelis hakim Yohannes Hehamony saat membacakan amar putusan sela di ruang sidang Cakra PN Surabaya, Senin (9/12/2019).

Selanjutnya majelis hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim untuk ke tahap berikutnya pemeriksaan pokok perkara, dengan menghadirkan para saksi ke persidangan.

"Melanjutkan ke pemeriksaan pokok perkara, memerintahkan JPU untuk  menghadirkan para saksi ke persidangan," sambung hakim Yohanes sambil mengetuk palu persidangan sebanyak tiga kali.

Dipersidangan terpisah, Hakim Yohanes Hehamony juga menolak eksepsi terdakwa Andria Ardiansyah melalui tim penasehat hukumnya yang sebelumnya menyoal PN Surabaya tidak punya kewenangan.

Sama dengan Mak Susi, Persidangan Andria Ardiansyah juga akan dilanjutkan dengan pembuktian pokok perkara yang akan disidangkan hari Rabu (11/12/2019). 

"Kami akan hadirkan dua saksi dulu untuk sidang hari Rabu," ungkap JPU Novan Arianto.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved