Berita Sidoarjo

Atasi Banjir di Tambak Sawah dan Tambak Rejo, Ini yang Dilakukan DPUBM SDA Sidoarjo

DPUBM SDA Sidoarjo laksanakan pembongkaran bangunan yang ada di atas Kali Reformasi yang berada di wilayah Desa Tambak Rejo dan Tambak Sawah

Atasi Banjir di Tambak Sawah dan Tambak Rejo, Ini yang Dilakukan DPUBM SDA Sidoarjo
Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Excavator DPUBM SDA Sidoarjo saat melakukan pembongkaran bangunan yang ada di atas Kali Reformasi, Senin (9/12/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM SDA) Sidoarjo laksanakan pembongkaran bangunan yang ada di atas Kali Reformasi yang berada di wilayah Desa Tambak Rejo dan Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Pembongkaran kali yang berada di antara wilayah Desa Tambak Rejo dan Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo itu dilakukan untuk memperlancar arus sungai dan mengatasi banjir yang terjadi setiap tahun.

DPUBM SDA Sidoarjo mengerahkan tiga alat berat excavator dan beberapa mobil truk, di mana dua excavator untuk membongkar bangunan sedangkan satu excavator untuk membersihkan kali tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM SDA) Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih, mengatakan bahwa kegiatan normalisasi dan pembongkaran bangunan merupakan tindak lanjut dari hasil sidak bersama Bupati pada Senin (25/11/2019) lalu.

"Setelah sidak itu didapati bahwa beberapa bangunan harus segera dibongkar. Dan setelah dilakukan sosialisasi kepada warga sekitar diputuskan bahwa pada hari ini dilakukan eksekusi," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (9/12/2019).

Pj Kepala Desa Tambak Sawah, Yani Darusman mengatakan normalisasi serta pembongkaran akan dilaksanakan hingga rumah pompa Desa Tambak Rejo.

"Kemungkinan akan berlangsung hingga seminggu ke depan. Jadi setelah bangunan dibongkar maka akan segera dilakukan pengangkatan kotoran yang ada di kali tersebut," jelasnya.

Ia menerangkan ada sekitar 8 bangunan milik warga desa Tambak Sawah dan 40 bangunan milik warga desa Tambak Rejo yang berdiri di atas kali Reformasi harus mengalami pembongkaran.

"Namun sebelum dilakukan pembongkaran, kita telah melaksanakan sosialisasi pembongkaran kepada masyarakat yang terdampak pada Rabu (27/11/2019) lalu. Kita minta agar masyarakat untuk membongkar sendiri bangunan yang ada," bebernya.

Dirinya juga menambahkan setelah dilakukan sosialisasi, tim dari DPUBM SDA Sidoarjo dan pihak desa langsung memberikan tanda silang berwarna merah dari cat semprot ke bangunan yang akan dibongkar.

Saat TribunJatim.com di lokasi pembongkaran juga nampak dijaga sekitar 200 lebih personel gabungan yang terdiri dari Kodim Sidoarjo, Polresta Sidoarjo, dan Satpol PP untuk membantu pengamanan.

Sementara itu, efek dari pembongkaran bangunan membuat arus lalu lintas dari dua arah yang berada di Jalan Raya Tambak Sawah mengalami kemacetan hingga sekitar 500 meter.

"Memang pasti membuat macet dan mengganggu pengguna jalan dan kita berharap kesadaran dari masyarakat. Karena kalau sudah selesai, pasti hasilnya akan dapat dinikmati orang banyak karena pembongkaran dan normalisasi ini untuk mengatasi banjir dan genangan air yang selalu terjadi ketika musim hujan tiba," tandasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved