TKI Trenggalek Tewas di Malaysia

Pemkab Trenggalek Upayakan Pemulangan Jenazah TKI yang Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Menurut informasi yang diterima Rosi Eka Ambarsari, kakak perempuan Ilyas, jenazah akan datang pada pekan ini.

Pemkab Trenggalek Upayakan Pemulangan Jenazah TKI yang Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
SURYA/Aflahul Abidin
Ilyas Setiawan, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Serawak, Malaysia yang ditemukan meninggal dunia di perkebunan kelapa sawit dengan luka sayatan di leher sepanjang 9 sentimeter 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak ihwal kasus meninggalnya Ilyas Setiawan (27), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal di Malaysia.

Pemkab saat ini berfokus pada pemulangan jenazah Ilyas.

"Kami sudah mengambil langkah-langkah yang melibatkan berbagai unsur. Termasuk sudah berkoordinasi dengan UPT Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja di Surabaya," kata Kabag Protokol dan Rumah Tangga Pemkab Trenggalek, Triadi Atmono, Senin (8/12/2019).

Koordinasi itu utamanya soal rencana pemulangan jenazah. Sehingga proses tersebut tak berlarut-larut.

Karena ada dugaan pembunuhan, Triadi bilang, pihaknya masih mengikuti proses yang berjalan di Malaysia.

"Yang jelas, karena ini kasusnya dugaan pembunuhan, dan diproses pihak berwajib di sana, kami mengikuti," tambah Triadi.

Menurut informasi yang diterima Rosi Eka Ambarsari, kakak perempuan Ilyas, jenazah akan datang pada pekan ini.

Namun, kejelasan informasi tersebut belum bisa dipastikan.

Diberitakan sebelumnya, Ilyas ditemukan meninggal dengan sayatan leher sepanjang 9 sentimeter (cm).

Ia ditemukan di perkebunan kelapa sawit Serawak pada Kamis (5/12/2019).

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek Nanang Budiarto.

Nanang bilang, pemkab menerima informasi tentang TKI meninggal itu sehari setelah jasad ditemukan atau Jumat (6/12/2019).

"Kami menerima laporan polisi Serawak Malaysia tentang adanya PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Trenggalek yang meninggal di perkebunan kelapa sawit," terang Nanang, Sabtu (7/12/2019).

Pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan UPT Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (P2TK) Surabaya untuk bantuan pemulangan jenazah ke rumah duka.

"Mohon dukungan dan bantuan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek, semoga proses penyelidikan sebab kematian almarhum dan pemulangan jenazahnya berjalan cepat dan lancar," tutur Nanang. 

Sebelum Tewas Dibunuh di Malaysia, TKI Asal Trenggalek Hampir Setiap Hari Telepon ke Indonesia

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved