Berita Tuban

Kapolres Tuban : Sisir dan Copot Tulisan Provokatif di Area Kilang Minyak

Kilang minyak yang lokasinya meliputi Desa Wadung, Kaliuntu, dan Sumurgeneng, Kecamatan Jenu

Kapolres Tuban : Sisir dan Copot Tulisan Provokatif di Area Kilang Minyak
surya.co.id/m sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat menggelar pertemuan dengan pihak pertamina di Mapolres, Sabtu (7/12/2019), malam. 

SURYA.co.id | TUBAN - Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, meminta jajarannya untuk berperan aktif menjaga situasi di area kilang minyak grass root refinery (GRR).

Kilang minyak yang lokasinya meliputi Desa Wadung, Kaliuntu, dan Sumurgeneng, Kecamatan Jenu tersebut, masih kerap ditemukan baner atau spanduk provokatif.

Pesan bertuliskan menolak keberadaan kilang minyak dengan nilai investasi Rp 225 triliun itu, masih kerap disuarakan oleh sekelompok orang.

"Saya perintahkan para Kasat, Kapolsek di wilayah terkait agar menyisir tulisan atau spanduk provokatif di area kilang," kata Nanang saat gelar pertemuan dengan pihak pertamina di Mapolres, Sabtu (7/12/2019), malam.

Dia menjelaskan, apabila anggota polisi menemukan spanduk bernada provokatif maka harus segera dicopot.

Sebab, jangan sampai karena ulah segelintir atau sekelompok orang yang tidak setuju, justru meneror mereka para warga yang sebagian banyak sudah setuju atas pembangunan kilang.

Terlebih proyek yang melibatkan Pertamina dan Rosneft asal Rusia ini merupakan proyek strategis nasional, sehingga harus betul-betul diamankan demi kepentingan negara.

"Saya perintahkan para kasat dan kapolsek terkait, jika menemukan spanduk atau baner provokatif menolak kilang copot, bersihkan. Sampaikan kepada para anggota di lapangan," tegas Nanang.

Sekadar diketahui, lahan yang dibutuhkan untuk kilang minyak yaitu seluas 821 hektar, rinciannya lahan warga 384 hektar, KLHK 328 hektar, dan lahan Perhutani 109 hektar.

Kilang yang digadang-gadang mampu mengurangi impor BBM tersebut akan beroperasi 2026.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved