DPRD Kota Surabaya

DPRD Kota Surabaya Sidak Rusun Indrapura, Rusun Mewah Serasa Apartemen: 8.000 Warga Surabaya Antre

Sekitar 8.000 warga Surabaya saat ini menunggu untuk antre menempati rumah susun (rusun) baru.

DPRD Kota Surabaya Sidak Rusun Indrapura, Rusun Mewah Serasa Apartemen: 8.000 Warga Surabaya Antre
surya.co.id/nuraini faiq
SIDAK - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti saat meninjau Rusun Indrapura, Jumat (6/12). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekitar 8.000 warga Surabaya saat ini menunggu untuk antre menempati rumah susun (rusun) baru.

Mereka sudah mendaftar dan dimasukkan dalam waiting list sebagai calon penghuni rusun. Bisa sajaditempatkan di rusun baru maupun rusun lama.

Meski saat ini sudah ada 20 Rusun Sederhana Sewa (Rusunawa), namun jumlah tersebut belum memenuhi ketercukupan hunian warga yang membutuhkan.

Termasuk adanya dua rusunawa baru, yakni Rusunawa Indrapura dan Rusunawa Babat Jerawat.

Dua rusunawa baru itu bahkan serasa apartemen. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti pun penasaran dengan Rusunawa Indrapura.

Politisi PKS ini pun meninjau dan mensidak (inspeksi mendadak) rusun lima lantai tersebut.

"Saat ini ada sekitar 8.000 warga masuk dalam waiting list, antre menunggu menempati rusun. Selama ini, kebutuhan hunian warga belum masuk prioritas," ujar Reni saat meninjau Rusun Indrapura, Jumat (6/12).

Pimpinan DPRD Surabaya itu menggelar sidak untuk melihat kesiapan rusun baru sebelum dihuni warga.

Saat sidak, Reni ditemui Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya, M Taufik Siswanto.

Kasi Pemanfaatan Rumah dan Rumah Bertingkat Dinas Pengelolaan Tanah dan Bangunan Kota Surabaya Doni Ardian juga ikut mendampingi.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved