Berita Surabaya

Polisi Surabaya Tangkap Pelaku Penggelapan lewat Aplikasi Jodoh, Korbannya Disebut lebih Seorang

Aksi kejahatan dengan modus berkenalan via aplikasi jodoh Tantan berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya.

Polisi Surabaya Tangkap Pelaku Penggelapan lewat Aplikasi Jodoh, Korbannya Disebut lebih Seorang
SURYA.co.id/Luhur Pambudi
Ilustrasi: Pelaku kejahatan saat diamankan di Mapolsek Wonokromo, Sabtu (28/9/2019). Unit Reskrim Polsek Wonokromo mengungkap modus penggelapan memanfaatkan aplikasi jodoh. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Aksi kejahatan dengan modus berkenalan via aplikasi jodoh Tantan berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya.

Lima anggota opsnal yang sudah mengidentifikasi pelaku menguntitnya sejak Rabu (4/12/2019).

Hasilnya, Kamis (5/12/2019) polisi berhasil meringkus pelaku penggelapan handpone Samsung A7 milik Retno Dwi Ningsih yang dibawa kabur oleh pelaku, Selasa (3/12/2019) sore.

Penangakapan pelaku itu dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya, Ipda Arie Pranoto.

"Kami sudah tangkap pelaku. Saat ini masih dalam pemeriksaan," kata Arie, Jumat (6/12/2019).

Meski demikian, polisi masih belum membeberkan identitas pelaku.

Namun, Arie mengisyaratkan bahwa korban dari pelaku tersebut lebih dari satu orang.

"Nanti di rilis, sementara pemeriksaan korbannya lebih dari satu, ada tiga korban sementara kami dalami," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved