Berita Surabaya

ITS Segera Miliki Laboratorium dan AI Learning & Innovation Center, Ini Tujuannya

ITS akan segera memiliki laboratorium dan pusat belajar Artificial Intelligence (AI) atau AI Learning & Innovation Center

ITS Segera Miliki Laboratorium dan AI Learning & Innovation Center, Ini Tujuannya
sulvi sofiana/surya
Wakil Rektor IV ITS Bidang Inovasi, Kerjasama, Kealumnian dan Hubungan Internasional, Bambang Pramujati MSc PhD 

SURYA.co.id | SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akan segera memiliki laboratorium dan pusat belajar Artificial Intelligence (AI) atau AI Learning & Innovation Center. Upaya mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dilakukan untuk mengejar perkembangan teknologi yang ada.

Wakil Rektor IV ITS bidang Inovasi, Kerjasama, Kealumnian dan Hubungan Internasional, Bambang Pramujati MSc PhD, menyampaikan pembelajaran AI kepada siswa hendaknya dilakukan melalui metode yang menarik,

“Dengan bermain, secara tidak langsung mereka dapat belajar juga,” ujarnya dikonfirmasi SURYA.co.id, Sabtu (7/12/2019).

Dengan mendirikan suatu laboratorium dan AI Learning & Innovation Center yang berfokus pada pendidikan siswa SD sampai SMA, Bambang berpendapat bahwa ilmu ini akan dapat membantu siswa ke depannya.

“Agar sudah mengenal dunia AI ini sebelum masuk kuliah, jadi saat kuliah nanti tidak kaget,” jelas dosen Departemen Teknik Mesin tersebut.

Rencana pendirian laboratorium dan AI Learning & Innovation Center di ITS tersebut sempat dicetuskan dalam Focused Group Discussion (FGD) bertemakan AI Learning and Practices yang bertempat di Oakwood Hotel & Residence Surabaya, Kamis (5/12).

Bambang sendiri mengungkapkan tahun lalu UMG Idea Lab dan pihak ITS telah melakukan komunikasi terkait wacana pendirian Artificial Intelligence Center Indonesia (AICI) ini.

Bahkan, pihak UMG Idea Lab sudah mengunjungi ITS dan melakukan beberapa survei fasilitas terkait.

“Kira-kira ruangan dan fasilitas seperti apa yang dibutuhkan, kami (ITS, red) sudah siap,” tandas mantan Kepala Departemen Teknik Mesin ITS ini.

Namun untuk kepastian waktu realisasinya, ITS akan menunggu bagaimana respon dari implementasi AICI yang sedang berjalan terlebih dahulu. Jika didapat respon yang bagus, maka ITS dipastikan menjadi haluan laboratorium AI berikutnya untuk berdiri.

Atas pentingnya pembelajaran AI di masa depan, Bambang menganalisa bahwa ke depannya respon masyarakat terhadap adanya laboratorium dan pusat studi ini akan baik.

Terlebih lagi, dengan tingginya kebutuhan masyarakat, maka dibutuhkan pusat studi di berbagai daerah pula.

“Diharapkan nantinya ITS dapat menjadi pusat rujukan pembelajaran AI di daerah Jawa Timur dan sekitarnya,” papar pria asal Yogyakarta tersebut.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved