Setelah Munas, Golkar Jatim Harus Siap-Siap Laksanakan Musda

masing-masing pengurus di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat provinsi akan segera menggelar Musyawah Daerah (Musda) dalam waktu dekat.

Setelah Munas, Golkar Jatim Harus Siap-Siap Laksanakan Musda
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Plt Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jatim, Zainudin Amali, pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Jakarta. 

SURYA.co.id, SURABAYA  - Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar telah selesai Kamis malam (5/12/2019). Selanjutnya, masing-masing pengurus di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat provinsi akan segera menggelar Musyawah Daerah (Musda) dalam waktu dekat.

Sama halnya dengan Munas, pelaksanaan Musda di DPD tingkat provinsi diadakan sekali dalam 5 (lima) tahun. Ada pun satu di antara agendanya adalah menentukan Ketua DPD Golkar I tingkat pprovinsi.

Ketua DPP Partai Golkar, Ahmad Dolly Kurnia menjelaskan bahwa Munas ke X tersebut juga membahas waktu pelaksanaan Musda baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

”Supaya konsolidasi rapi, Musda tingkat provinsi dilaksanakan tiga bulan setelah pelaksanaan Munas. Sedangkan kabupaten/kota dilaksanakan enam bulan setelah Munas,” kata Dolly kepada jurnalis ketika dikonfirmasi sebelumnya.

Sedangkan untuk Musda di daerah-daerah yang melaksanakan pilkada, terbuka kemungkinan bisa dilaksanakan setelah Pilkada.

”Pertimbangannya, keputusan (pengusungan) terkait pilkada tidak berubah dengan adanya Musda,” terang pria yang juga menjabat Plt Ketua DPD Golkar Sumatera Utara ini.

Namun, Dolly menyebut bahwa perihal Musda untuk daerah yang melaksanakan pilkada masih dibahaas oleh partai. ”Nanti, yang akan menentukan DPP,” pungkas Ketua Komisi II DPR RI ini.

Dengan demikian, DPD Golkar Jatim kemungkinan besar akan menggelar Musda maksimal pada Maret mendatang. DPD Golkar Jatim saat ini tengah dipimpin oleh Plt Ketua DPD, Zainudin Amali.

 Besar kemungkinan, pria yang akrab disapa ZA tersebut tak lagi menjadi pimpinan Golkar Jatim mengingat posisinya saat ini yang juga menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Sebelumnya ZA juga mengisyaratkan bahwa pihaknya berencana untuk berpamitan dengan para pengurus DPD Golkar Jatim pasca pelaksanaan Munas.

"Pada momentum kali kami sekalian mohon izin. Mungkin kami tidak lama-lama di Jatim setelah di Munas," kata ZA di hadapan pengurus Golkar Jatim pada acara Tasyakuran di DPD Golkar Jatim, Minggu (3/11/2019) lalu.

ZA yang kini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini memilih akan fokus di jabatannya tersebut. Sehingga, pengelolaan partai akan dilepas. "Posisi baru kami tak memungkinkan untuk lama-lama di Jawa Timur," kata ZA yang sebelumnya menjadi Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jatim XI ini. 

Zainudin Amali Bantu Airlangga Hartarto Bentuk Struktur DPP Golkar

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved