Berita Pasuruan

Satwa Langka yang Disimpan Warga Pasuruan Itu Diduga Diperdagangkan Secara Ilegal

Kapolres mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pihaknya menduga ada dugaan satwa ini diperdagangkan secara ilegal.

Satwa Langka yang Disimpan Warga Pasuruan Itu Diduga Diperdagangkan Secara Ilegal
surya.co.id/galih lintartika
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan saat memperlihatkan hewan langka yang disimpan di rumah Sugik Yono (58) warga Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (6/12/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyebut ada indikasi satwa yang ada di rumah Sugik Yono (58) warga Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ini diperjualbelikan.

Dalam rilis, Kapolres mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pihaknya menduga ada dugaan satwa ini diperdagangkan secara ilegal.

"Meskipun pemiliknya menyebut itu hanya untuk hewan peliharaan dan dibuat sebagai koleksi pribadi di rumahnya Tapi, kami penyidik menduga ada kemungkinan lain," kata Kapolres.

Ia menyampaikan, tersangka ini sudah mengoleksi dan mengumpulkan satwa-satwa ini sejak tujuh tahun yang lalu. Bukan waktu yang sebentar.

"Ini masih kami kembangkan. Secara logika, satwa ini bukan berasal dari sini. Untuk mendapatkannya pasti ada proses yang jelas menyalahi aturan," kata dia.

Apalagi, kata Kapolres, sudah sangat jelas, satwa-satwa ini sudah dilindungi negara dan populasinya di Indonesia masuk dalam kondisi yang langka.

"Burung kakak tua jambul kuning, kakatua Maluku, burung Nuri, Kukang, buaya dan sebagainya ini sudah sangat jelas dilindungi. Dan tidak mungkin diperdagangkan bebas," jelasnya.

Ia mengaku akan mendalami kasus ini. Kapolres pun berjanji akan mengembangkannya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved