Berita Malang Raya

Ojir, Terobosan Pemkot Malang Untuk Menjauhkan Warga Dari Jerat Rentenir

Pemerintah Kota Malang melaunching program OJIR untuk memberantas rentenir atau yang di Malang dikenal dengan sebutan bank titil.

Ojir, Terobosan Pemkot Malang Untuk Menjauhkan Warga Dari Jerat Rentenir
suryamalang/rifky edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji saat memukul gong sebagai tanda melaunching Program OJIR di Hotel Savana Kota Malang pada Jumat (6/12). 

SURYA.co.id | MALANG - Pemerintah Kota Malang melaunching program OJIR untuk memberantas rentenir atau yang di Malang dikenal dengan sebutan bank titil. 

OJIR sendiri adalah singkatan dari "Ojo Percoyo Karo Rentenir". Ini merupakan fasilitas pembiayaan yang ditujukan untuk masyarakat Malang dengan beberapa kemudahan, seperti melakukan peminjaman tanpa bunga dan anggunan.

Program OJIR dilaunching secara langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji di Hotel Savana Kota Malang pada Jumat (6/12).

Peluncuran ini ditandai oleh penandatanganan 15 perwakilan calon debitur sekaligus dijadikan ajang sosialisasi kepada mereka.

"OJIR ini hanya dikhususkan untuk masyarakat yang terjerat renternir. Kami akan beri pelayanan prima dengan tidak memberikan bunga," ucap Sutiaji.

Program OJIR difasilitasi oleh Pemkot Malang melalui PD BPR Tugu Artha bersama dengan BAZNAS Kota Malang.

Pemkot Malang menyediakan alokasi anggaran sebesar Rp 15 Miliar untuk program OJIR ini

Di mana anggaran tersebut merupakan anggaran penyertaan modal Pemkot Malang untuk PD BPR Tugu Artha yang sebesar Rp 50 Miliar.

"Nanti pinjamnya ke PD BPR Tugu Artha, terus biaya operasional yang bersifat administratif dialokasikan ke BAZNAS sebesar 6 persen," ucapnya.

Jumlah nominal uang peminjaman yang nantinya bisa dipinjam oleh para pelaku usaha mulai dari Rp 1-10 Juta.

Halaman
1234
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved