Persela Lamongan

Manjamu PSM Makassar, Persela Lamongan Berharap Aura Kemenangan di Dua Laga Terakhir

Pelatih Persela Lamongan Nil Maizar berharap aura kemenangan dua laga terakhir kembali hadir saat timnya menjamu PSM Makassar di Stadion Surajaya.

Manjamu PSM Makassar, Persela Lamongan Berharap Aura Kemenangan di Dua Laga Terakhir
surya.co.id/khairul amin
Nil Maizar (kanan), pelatih Persela Lamongan saat jumpa pers di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (15/9/2019). Persela berharap aura dua laga terakhir kembali hadir saat menjamu PSM Makassar, Sabtu (7/12/2019). 

SURYA.co.id |  LAMONGAN –  Pelatih Persela Lamongan Nil Maizar berharap aura kemenangan dua laga terakhir kembali hadir saat timnya menjamu PSM Makassar di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (7/12/2019) sore.

Persela kini berada di posisi posisi 15 atau satu strip di atas zona degradasi dengan 34 poin membutuhkan tambahan poin untuk terus menjauh dari zona degradasi.

 “Kalau keinginan kami kan ingin tiga poin, itu targetnya. Tapi kan tidak semudah membalikkan telapak tangan, PSM juga tidak mau kalah di sini,” terang Nil Maizar saat jumpa pers di Lamongan, Jumat (6/12/2019).

 Peluang Persela bisa melanjutkan trend positif terbuka lebar. Selain akan bermain dengan full team, hanya minus Arif Satria yang dilaga terakhir mendapat kartu merah.

Pada laga ini, Persela sudah kembali bisa mendapat dukungan langsung suporternya setelah banding atas sanksi tanpa penonton dikabulkan.

Sebaliknya, selain PSM Makassar minus enam pemain kunci. Tim berjuluk Juku Eja itu juga miliki catatan laga tandang kurang baik di Liga 1 2019.

Dari 14 laga tandang yang sudah dilakoni, PSM Makassar tak satupun raih kemenangan, tiga laga imbang, 11 laga sisanya telan kekalahan.

“Tergantung bagaimana anak-anak bisa mengembalikan aura (kemenangan dua laga kandang) dia bahwa dia bisa mengembalikan permainan seperti yang dia bisa,” ucap Nil Maizar.

“Karena selama kami home dan away cara bermain sudah ada, mudah-mudahan tetap terjaga, ibarat moto GP itu kecepatannya jangan sampai menurun ke bawah,” tambah mantan pelatih Tira Persikabo tersebut.

Nil Maizar juga berharap, daya juang pemainnya yang terlihat begitu total di dua laga terakhir tetap terjaga.

Apalagi, jika saja pada laga pekan 31 Liga 1 2019 ini Persela gagal meraih poin sempurna, peluang bisa disalip tiga tim dibawahnya yang berada di zona degradasi sangat besar.

“Dua pertandingan terakhir ini anak-anak mencurahkan semua kemampuannya untuk Persela, jadi tidak tidak ada cerita lain,” ucap Nil.

Paling penting dinilai Nil Maizar adalah, konsentrasi pemain haru lebih ekstra sepanjang laga.

“Jadi konsentrasinya lebih dari biasanya. Saya bangga mereka mengiklaskan seluruh kehidupannya, mereka tidak memikirkan menang, tapi bagaimana mereka bekerja di lapangan dengan biak dan maksimal,” pungkas Nil Maizar.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved