Berita Pasuruan

Ini Kata BKSDA Terkait Temuan Rumah Penyimpan Satwa Langka dan Dilindungi di Pasuruan

Buaya yang masih hidup, akan diselamatkan di Lembaga Konservasi maupun tempat penangkaran resmi

Ini Kata BKSDA Terkait Temuan Rumah Penyimpan Satwa Langka dan Dilindungi di Pasuruan
surya.co.id/galih lintartika
Satwa-satwa langka dan dilindungi yang ada di rumah Sugik Yono, Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Pasca penggerebekan rumah Sugik Yono yang menyimpan puluhan satwa langka di Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/12/2019) malam, BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) ikut memberikan komentarnya.

Mamat Ruhiyat, Kasi Konservasi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Jawa Timur Wilayah VI mengatakan hal yang sama dengan Kapolres Pasuruan.

Kata dia, siapapun yang menyimpan satwa apalagi satwa yang dilindungi karena populasinya di Indonesia langka tanpa disertai dengan dokumen dan izin jelas, itu melanggar hukum.

Ia mengatakan, dalam hal ini, pihaknya menduga ada kesengajaan dari pemilik ini untuk mengoleksi atau mengumpulkan satwa yang jelas-jelas sudah dilindungi oleh negara.

"Dapatnya dari mana dan digunakan untuk apa, kami serahkan ke pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan. Kami hanya prihatin ternyata masih ada saja hal semacam ini," jelasnya.

Untuk penanganan satwa yang sudah diamankan ini, ia menyebut untuk buaya yang masih hidup, akan diselamatkan di Lembaga Konservasi maupun tempat penangkaran resmi seperti Taman Safari Indonesia II Prigen.

Atau bisa juga dititipkan di Wana Wisata Predator Fun Park di Batu. Sedangkan burung dan kukang akan dibawa ke BKSDA Jatim.

“Untuk burung, kita kondisikan dulu di mana. Yang jelas kita bawa dulu ke BKSDA, baru nanti kita tentukan tempatnya. Untuk hewan yang sudah mati juga akan kita bawa, biasanya dimusnahkan,” urai Mamat.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved