Berita Mojokerto

Belum Ada Tersangka Dalam Kasus Oknum Dokter Setubuhi Gadis 15 Tahun di Mojokerto

pemeriksaan saksi belum cukup sehingga belum dapat menetapkan tersangka AND yang merupakan PNS di Kabupaten Mojokerto ini.

Belum Ada Tersangka Dalam Kasus Oknum Dokter Setubuhi Gadis 15 Tahun di Mojokerto
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi kekerasan seksual 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto belum menetapkan seorang pun menjadi tersangka dalam dugaan kasus persetubuhan di bawah umur.

Padahal, kasus itu sudah dilaporkan 15 hari lalu oleh ibu korban. 

Kasus itu diduga melibatkan seorang oknum dokter spesialis berinisial AND di Kabupaten Mojokerto. Sedangkan korbannya adalah remaja putri berumur 15 tahun.  

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Putu Prima mengatakan, pihaknya sudah menetapkan status perkara ini ke tahap penyidikan sehingga dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi dari orang terdekat korban.

"Belum ada tersangka masih tahap pemeriksaan saksi," ujarnya kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Dewa menjelaskan, penyidik sudah meminta keterangan dari 13 saksi.

Termasuk di antaranya adalah korban bersama ibunya, serta AND bersama sejumlah stafnya. 

Seorang saksi lainnya adalah AR (30), majikan korban.

Ia diduga mengantar korban ke tempat praktik dr AND di Kecamatan Mojosari, Mojokerto, pada 26 Agustus 2019 silam. 

"Keterangan dari saksi kami konfrontir belum ada pengakuan darinya. Kalau dari korban tetap," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved