Berita Tulungagung

Wali Murid SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung Kesal, Sumbangan Rp 500.000 Masih Diminta SKTM

Warga Tulungagung kesal anaknya diminta membuat Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) oleh pihak SMAN 1 Kedungwaru

Wali Murid SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung Kesal, Sumbangan Rp 500.000 Masih Diminta SKTM
david yohanes/surya
SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Basuki tidak bisa menyembunyikan kekesalannya, setelah anaknya diminta membuat Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) oleh pihak SMAN 1 Kedungwaru. Hanya gara-garanya sumbangan sekolah yang disanggupi dianggap terlalu kecil.

“Kalau memang dianggap terlalu kecil, panggil saja orang tuanya. Tidak usah mengintimidasi anak dengan menyuruh cari SKTM,” ujar Basuki.

Kejadian ini bermula pada September 2019, pihak sekolah mengumpulkan para wali murid. Saat itu pihak sekolah mengungkapkan, dana dari pemerintah masih kurang untuk membiayai kegiatan sekolah. Karena itu sekolah minta sumbangan kepada orang tua siswa.

“Pemaparannya sangat cepat. Intinya setiap anak diminta sumbangan Rp 1.400.000,” ungkap Basuki.

Orang tua siswa pun mengisi lembar kesanggupan dengan berbagai nominal.

Setelah berdiskusi dengan sesama wali murid, Basuki akhirnya mengisi kesanggupan menyumbang Rp 500.000.

Namun setelah tahu Basuki seorang ASN, guru yang menagih kesanggupan itu malah dinilai merendahkan.

“Guru itu bilang ke anak saya, kalau ASN nyumbang Rp 500.000 lebih baik bawa SKTM saja,” ucap Basuki.

Hal serupa juga diungkapkan seorang siswi, sebut saja Cici.

Menurutnya, jika membayar Rp 500.000 disuruh bawa SKTM.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved