Berita Surabaya

Wakil Komisi E DPRD Jatim Kecewa Ada Soal Ujian MA Bermuatan Khilafah, Tagih Janji Menteri Agama

Wakil Ketua Komisi E DRPD Jatim, Hikmah Bafaqih, menyesalkan munculnya soal ujian yang diduga bermuatan radikalisme dan khilafah ormas terlarang HTI.

Wakil Komisi E DPRD Jatim Kecewa Ada Soal Ujian MA Bermuatan Khilafah, Tagih Janji Menteri Agama
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Hikmah Bafaqih 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Ketua Komisi E DRPD Jatim, Hikmah Bafaqih, menyesalkan munculnya soal ujian yang diduga bermuatan radikalisme dan khilafah ormas terlarang HTI pada Penilaian Akhir Semester (PAS) Tingkat Madrasah Aliyah se-Wilayah Kerja Kediri Utara pada mata pelajaran (mapel) Fiqih Kelas XII/ IPA-IPS-Bahasa-Agama.

Menurut Hikmah, hal tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh Kemenag dan pihak yang terkait dengan langkah-langkah yang tegas.

"Ini sangat disesalkan dan harus segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah yang tidak hanya reaktif, tapi instruktif, berkelanjutan dan terukur," ujar Hikmah, Kamis (5/12/2019).

Menurut Hikmah, hal tersebut tidak seharusnya terjadi lagi setelah ada penegasan berkali-kali yang disampaikan oleh Kemenag Pusat dan pihak-pihak lain

Adanya kasus ini, lanjut Hikmah, juga merupakan suatu indikator bahwa bibit radikalisme masih subur di aparatur sipil negara (ASN), termasuk di antara para pendidik.

"Kami menagih janji dan komitmen Pak Menteri Agama, yang konon hendak ekstrategas soal VE (Violent Extremism) ini," ucapnya.

Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Madrasah Aliyah se-Wilayah kerja Kediri utara yang diduga disusupi ideologi dan kurikulum oramas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). LBH NU Kabupaten Kediri menyayangkan beredarnya soal ini dan meminta Kemenang mengevaluasi total kurikulum Madrasah Aliyah di Kabupaten Kediri
Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Madrasah Aliyah se-Wilayah kerja Kediri utara yang diduga disusupi ideologi dan kurikulum oramas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). LBH NU Kabupaten Kediri menyayangkan beredarnya soal ini dan meminta Kemenang mengevaluasi total kurikulum Madrasah Aliyah di Kabupaten Kediri (LBH NU Kabupaten Kediri)

Hikmah berharap, untuk pencegahan di dunia pendidikan agar hal tersebut tidak terulang, wajib dilaksanakan pendidikan antiradikalisme ekstrem.

"Forum Kepala Sekolah dan Madrasah dilibatkan dan harus ada strategi efektif untuk mencegah anak-anak kita terpapar radikalisme," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved