Suami Dina Oktavia Angkat Bicara dan Jelaskan Alasan Tak Pernah Menemui

Suami Dina Oktavia buka pengakuan : "Yang pasti memang saya gak disana karena ada alasan problem dengan Dina. Maaf kalau saya buka jadi aib"

SURYA.co.id | SURABAYA - Muhammad Abdul Aziz memberikan klarifikasi terkait status perkawinannya dengan Dina Oktavia, ibu muda asal Surabaya yang sempat viral karena merawat anaknya yang cacat. 

Dia mengaku saat ini dirinya masih bertanggung jawab atas istri dan anaknya, Muhammad Pandhu Firmasnyah tersebut. 

Tak hanya itu dia juga buka suara perihal dirinya yang disebut tidak berada selama anaknya dirawat di rumah sakit. 

"Saya klarifikasi ya. Selama ini saya masih tanggung jawab dengan anak dan istri saya. Sebenarnya sejak bulan November kemarin saya sudah tidak di Jojoran lagi. Tapi tetep saya tanggung jawab ngasih nafkah istri. Terpaksa saya membuka aib. Sebenarnya saya punya masalah dengan Dina dan terpaksa juga tidak bisa kesana. Tapi yang pasti kalau saya sudah gajian saya kembali," terangnya saat dikonfirmasi, Kamis, (5/12/2019). 

Dia mengaku tidak tinggal di Jojoran lantaran banyak faktor. Salah satunya rumah tidak memungkinkan. Karena banyak yang menghuni rumah itu. 

Dia mengaku terkadang Azis tidur di rumah tante Dina yang bersebelahan dengan rumah sang istri. Azis mengaku bila kembali ke rumah pasti akan bertengkar. Sebab ada masalah dengan Dina. 

"Setiap gajian pasti saya sisihkan. Yang pasti memang saya gak disana karena ada alasan problem dengan Dina. Maaf kalau saya buka jadi aib. Saya tetap dengan tanggung jawab dengan anak saya. Tapi karena saya bermasalah dengan Dina, ya sudah, saya menghindari pertengkaran istilahnya," lanjutnya. 

Kata Azis, Dina akan menggugat cerai dirinya pada bulan depan.

"Saya kesana pasti berantem karena dia menggugat cerai saya dan mengaku sudah cerai dengan saya padahal masih tanggung jawab," imbuhnya. 

Azis pun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu anaknya Pandhu. Karena sangat membantu sekali bagi anaknya tersebut. 

Dia pun menegaskan bahwa keluarganya sangat menyayangi dan menerima istrinya itu. Bahkan sejak awal mengandung. Orang tua Azis selalu memperhatikan kesehatan Dina. 

"Saat hamil pun diperhatikan. Buah tidak pernah libur, obat tidak pernah telat. Aktivitas di dapur pun bahkan dibatasi. Karena khawatir kecapean. Jadi Keluarga saya tidak menerima itu tidak benar," tegasnya. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved