Sampai Akhir Tahun, Pelindo III Targetkan Pertumbuhan Kinerja Mampu Capai 18 Persen

BUMN kepelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) mencatatkan kinerja yang positif di tahun 2019 ini

Sampai Akhir Tahun, Pelindo III Targetkan Pertumbuhan Kinerja Mampu Capai 18 Persen
Humas Pelindo III
Dirut Pelindo III, Doso Agung saat memberi sambutan di malam Penganugerahan Pelanggan Pelindo III Sinergi Bersama Membangun Negeri di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (4/12/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - BUMN kepelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) mencatatkan kinerja yang positif di tahun 2019 ini.

Berdasarkan data trafik hingga Oktober 2019, arus kapal mencapai 63.990 unit, mengalami kenaikan sebesar 16 persen dibandingkan tahun lalu di periode yang sama tercatat sebanyak 55.120 unit.

"Kenaikan arus kapal tersebut diikuti meningkatnya arus barang, petikemas dan penumpang. Untuk arus barang mencapai 2.731.543 meter kubik (m3) hingga Oktober 2019 atau naik sebesar 3 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama tercatat 2.651.290," jelas Doso Agung, Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo III (Persero) di malam Penganugerahan Pelanggan Pelindo III Sinergi Bersama Membangun Negeri di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (4/12/2019).

Dengan data tersebut, Doso Agung mengaku pihaknya memprediksi sampai akhir tahun, kunjungan kapal bisa meningkat hingga 18 persen.

Pihaknya optimis dengan target tersebut, mengingat membaiknya ekonomi jelang akhir tahun mendorong kinerja di November dan Desember akan terkerek.

Sedangkan untuk arus peti kemas hingga Oktober 2019 tercatat 4.450.803 TEUs atau naik sebesar 2 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama sebanyak 4.370.625 TEUs.  Arus penumpang mencapai 2.983.159 orang atau naik sebesar 16 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama tercatat sebanyak 2.579.059 orang.

"Sedangkan arus hewan mengalami penurunan, tercatat hingga Oktober 2019 mencapai 105.334 ekor atau menurun sebesar 6 persen jika dibandingkan tahun lalu periode yang sama yang tercatat sebanyak 111.564 ekor," jelas Doso Agung.

Atas pencapaian itu dan sebagai pendorong untuk meningkatkan kinerja di tahun 2020, salah satu upaya yang dilakukan Pelindo III adalah dengan memberikan apresiasi kepada mitra bisnis yang telah berkontribusi kepada perusahaan.

Sekitar 139 perusahaan dari pelayaran, cargo owner, maupun EMKL, hadir dalam kegiatan tersebut.

"Penganugerahan pelanggan ini sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna jasa yang senantiasa setia menggunakan jasa dan layanan serta memberikan kontribusi besar kepada Pelindo III, juga sebagai upaya untuk mendorong perusahaan mereka agar dapat semakin meningkatkan produksinya,” jelas Doso.

Penghargaan diberikan kepada 49 perusahaan yang terdiri dari perusahaan pelayaran dan pemilik barang mulai meliputi curah kering, curah cair, general cargo, RoRo/penumpang, cruise, peti kemas domestik dan peti kemas internasional.

Penghargaan tersebut dibagi dalam 9 kategori yaitu pioneer in digital vessel services, pioneer in digital terminal services, reliable and trustworthy customer, ace of customer initiative in terminal services, ace of customer initiative in vessel service, bright star newcomer, ace of customer initiative in business improvement, excellent strategic partnership dan key contributor customer.

Direktur Operasi dan Komersial, Putut Sri Muljanto menjelaskan, beberapa inovasi dan program strategis yang dilakukan Pelindo III semata-mata untuk memfasilitasi dan memberikan kemudahan layanan, guna mendukung bisnis mereka mulai dari pemberlakuan tarif transhipment peti kemas domestik antar terminal untuk mengurangi biaya logistik sebesar 65 persen dari tarif normal.

"Kami juga terus melakukan percepatan pelayanan diantaranya dengan membangun Pelabuhan Gili Mas dengan dermaga sepanjang 440 meter dan mampu menampung kapal Cruise guna mendukung program pemerintah mencapai target 20 juta wisatawan," jelas Putut.

Pelayanan keluhan pelanggan yang online 24 jam 7 hari non stop, fasilitas shore connection yang mampu menekan biaya operasional bongkar muat sebesar 40 persen dan mempercepat kegiatan bongkar muat yang semula 4-5 hari menjadi 3-4 hari, serta digitalisasi layanan seperti Integrated Billing Sytem (IBS) untuk mempermudah pengguna jasa dalam melakukan transaksi pelayanan yang lebih efisien dalam hal waktu dan biaya serta dapat melakukan monitoring secara real time.

“Upaya peningkatan produktifitas dan efisiensi dalam menekan biaya logistik tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri namun perlu dilakukan bersama-sama dan bersinergi antara BUMN dan swasta. Pelindo III sebagai penyedia jasa kepelabuhanan harus bersinergi dengan pengguna jasa seperti pelayaran dan pemilik barang agar daya saing sistem logistik nasional dapat tercapai,” imbuh Putut.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved