Berita Malanng Raya

Rumah Mewah di Malang 'Disegel' Karena Menunggak PBB Sejak 2003

Sebuah rumah mewah di Perumahan Istana Gajayana, Kota Malang, 'disegel' oleh petugas pajak karena menunggak pajak bumi dan bangunan (PBB) sejak 2003.

Rumah Mewah di Malang 'Disegel' Karena Menunggak PBB Sejak 2003
suryamalang/rifky edgar
Petugas BP2D kota Malang saat memasang plakat peringatan di sebuah rumah mewah yang terletak di Perumahan Istana Gajayana, Kota Malang, Kamis (5/12) 

SURYA.co.id | MALANG - Sebuah rumah mewah di Perumahan Istana Gajayana, Kota Malang, 'disegel' oleh petugas pajak karena menunggak pajak bumi dan bangunan (PBB) sejak 2003.

Penyegelan rumah mewah itu dilakukan dalam operasi gabungan yang dilakukan oleh BP2D Kota Malang bersama dengan TNI/Polri, Kejaksaan Negeri Kota Malang dan Satpol PP pada Kamis (5/12).

Dalam operasi tersebut petugas memasang plakat yang bertuliskan "Tanah/Bangunan ini dalam pengawasan tim pemeriksa pajak karena menunggak PBB".

Plakat tersebut, diletakkan persis di depan rumah berlantai dua tersebut.

"Rumah ini sejak tahun 2003 belum bayar pajak, dan sepertinya saat ini pemiliknya sudah baru lagi. Dan kami kesulitan untuk berkomunikasi," ucap Kepala BP2D Kota Malang, Ade Herawanto, melalui kasubid P2, Fauzan Indra.

Saat petugas memasang plakat di rumah tersebut, tidak ada satupun orang keluar yang keluar dari rumah.

Rumah berlantai dua itu pun terpantau sepi dan tidak berpenghuni.

Fauzan menyampaikan, sebelumnya petugas telah mengirimkan surat peringatan terkait dengan pemasangan plakat ini.

Hanya saja, petugas tidak mendapatkan respon sama sekali dari si pemilik rumah.

"Membayarnya ini loncat-loncat. Jadi tidak berurutan. Sedangkan yang terakhir dia hanya membayar Rp 2,6 juta," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved