Berita Tulungagung

Polisi Turun Tangan Selidiki Kematian Sapi Warga di Tulungagung yang Diduga Diracun

“Saat ini memang belum ada laporan resmi, tapi Kapolisian langsung bertindak setelah dengar informasi dari masyarakat,” ujar polisi

Polisi Turun Tangan Selidiki Kematian Sapi Warga di Tulungagung yang Diduga Diracun
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Petugas UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Malang menunjukkan sampel tanah, dari kandang tempat sapi yang mati mendadak. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Tulungagung dan Polsek Sendang, ikut melakukan penyelidikan atas kematian sapi milik warga Picisan dan Nyawangan.

Penyelidikan dilakukan karena sebelumnya warga meyakini sapi-sapinya mati karena diracun.

“Saat ini memang belum ada laporan resmi, tapi Kapolisian langsung bertindak setelah dengar informasi dari masyarakat,” ujar Kanit Pidsus, Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Didik Riyanto, Kamis (5/12/2019).

Didik bersama tim turut serta mendampingi UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Malang, saat mengambil sampel di dua desa itu.

Tim Pidsus mengumpulkan keterangan pemilik sapi dan warga sekitar.

Didik juga berharap hasil laboratorium cepat keluar untuk memastikan penyebab kematian sapi-sapi itu.

“Kami perlu memastikan, apakah sapinya mati karena penyakit menular, atau makanan yang diberikan,” sambung Didik.

Jika karena makanan yang dimakannya, maka pihaknya akan melakukan pendalaman.

Apalagi jika hasil laboratorium membuktikan, ada racun dalam sampel yang diambil.

Data yang dihimpun di Polsek Sendang, ada sembilan sapi yang mati, delapan di Nyawangan dan satu di Picisan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved