Lapor Cak

Jelang Musim Hujan, Warga Mulai Kuatirkan Aroma Tak Sedap Tempat Pembuangan Sampah

"Karena sudah lama sering lewat sana, saya udah mulai kebal sama baunya. Tapi kadang masih parah sih, apalagi kalau truk sampah datang," kata Nur.

surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Sejumlah pengguna jalan melintas di samping TPS dii Menur Suraabaya, Kamis (5/12/2019). 

Seperti Nur, Raudha pun memilih dan menganjurkan untuk melewati jalur lain dan menghindari TPS.

"Harus berhati-hati juga. Sedia masker. Kadang ada orang yang mual kalau bau sampah seperti itu. Saran saya sih ya lebih baik cari jalur lain," pungkasnya.

Pencegahan Bau

Eko Agung Poerwito, Kasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana DKRTH Surabaya menyampaikan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar aroma sampah dari TPS tidak menganggu masyarakat.

Ia mengatakan pihaknya mencegah hal-hal yang dapat mengganggu pelintas di TPS.

"Pertama, kami melakukan pembersihan. Kami berupaya untuk menjaga lingkungan di area TPS. Beberapa di antaranya yakni melakukan penyemprotan yang rutin dilakukan dua hari sekali," ungkap Eko.

Penyemprotan ini salah satunya dapat menghilangkan sedimen sampah yang mengendap.

Selain itu, pengangkutan sampah di musim hujan lebih banyak dilakukan. Apabila pada musim kemarau sebanyak dua atau tiga kali, pada musim hujan bisa tiga sampai empat kali angkutan.

"Kedua, kami mengupayakan agar tidak ada air lindi yang turun di jalan. Apabila ini terjadi, jalanan bisa licin. Oleh karena itu, dalam pengangkutan sampah, kami menekankan kepada petugas supaya tidak ada air yang turun," ia mengatkan

Imbuhnya, beberapa kali terjadi insiden kecelakaan di jalan karena terpeleset air lindi. Oleh karena itu, ia menyampaikan, pihaknya meminimalisir hal ini.

Halaman
123
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved