Berita Blitar

Hadapi Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Pemkot Blitar Siapkan Rp 18,7 Miliar

Jumlah peserta PBID di Kota Blitar saat ini sebanyak 27.604 orang yang pembayaran iurannya ditanggung Pemkot Blitar

Hadapi Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Pemkot Blitar Siapkan Rp 18,7 Miliar
SURYA.co.id/Samsul Hadi
Loket pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyiapkan anggaran Rp 18,7 miliar untuk menghadapi kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai Januari 2020.

Anggaran itu khusus untuk membayar iuran BPJS bagi warga yang ikut program penerimaan bantuan iuran daerah (PBID).

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Sapto Yohanes mengatakan anggaran untuk peserta PBID sudah dimasukan di APBD 2020. BPKAD juga masih menunggu data pasti penerima PBID dari Dinas Kesehatan.

"Untuk sementara kami anggaran Rp 18,7 miliar di APBD 2020. Kami menunggu data pasti dari Dinkes. Kalau ada kekurangan anggaran akan kami usulkan pada perubahan APBD 2020," kata Widodo, Kamis (5/12/2019).

Dikatakannya, alokasi anggaran untuk peserta PBID di Kota Blitar lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebelumnya, alokasi anggaran untuk PBID rata-rata sekitar Rp 8 miliar per tahun.

Sebab, dari segi jumlah, penerima PBID di Kota Blitar dipastikan bertambah pada 2020. Sesuai program nasional, minimal 95 persen penduduk di tiap daerah harus menjadi anggota BPJS Kesehatan.

Baik menjadi peserta BPJS Kesehatan secara mandiri atau yang iurannya dibayar pemerintah melalui program PBI nasional maupun PBID. Belum lagi, ada kenaikan iuran BPJS baik yang ikut mandiri maupun PBI mulai Januari 2020.

Rencananya, iuran BPJS Kesehatan untuk PBI naik dari sebelumnya Rp 23.000 per bulan menjadi Rp 42.000 per bulan. Ada kenaikan iuran untuk peserta PBI sebesar Rp 19.000 per bulan.

"Kami perkirakan anggaran total untuk PBI lebih dari Rp 27 miliar. Kalau sekarang sudah kami anggarkan Rp 18,7 miliar, berarti kurang sekitar Rp 9 miliar. Kekurangannya itu akan kami bahas lagi dengan dewan pada perubahan APBD 2020 sambil menunggu data pasti dari Dinkes," katanya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved