Berita Blitar

Bupati Blitar Rijanto Cek Sejumlah Proyek Fisik : Pekerjaan Terlambat akan Ada Denda untuk Rekanan

Bupati Blitar, Rijanto mengecek sejumlah pembangunan proyek fisik di Kabupaten Blitar, Kamis (5/12/2019).

Bupati Blitar Rijanto Cek Sejumlah Proyek Fisik : Pekerjaan Terlambat akan Ada Denda untuk Rekanan
surya.co.id/samsul hadi
Bupati Blitar, Rijanto mengecek pembangunan Pasar Kanigoro Blitar, Kamis (5/12/2019). 

SURYA.co.id | BLITAR - Bupati Blitar, Rijanto mengecek sejumlah pembangunan proyek fisik di Kabupaten Blitar, Kamis (5/12/2019).

Bupati ingin memastikan pekerjaan sejumlah proyek fisik di Kabupaten Blitar bisa selesai tepat waktu.

Bupati, Rijanto mengecek sejumlah proyek fisik bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Blitar, Eko Susanto, Inspektorat, dan sejumlah staf.

Sejumlah proyek fisik yang didatangi, yaitu, pembangunan Pasar Kanigoro, pembangunan Depo Arsip, dan areal parkir di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

"Mulai kemarin, saya bersama Inspektorat, Kepala Diskominfo dan sejumlah staf keliling mengecek pekerjaan sejumlah proyek fisik. Hari ini kami lanjutkan lagi dengan melihat pembangunan Pasar Kanigoro, Depo Arsip, dan parkir di Dispendukcapil," kata Rijanto.

Rijanto mengatakan ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan rekanan dari hasil pengecekan sejumlah proyek fisik, terutama soal waktu pekerjaan.

Menurutnya, progres pekerjaan sejumlah proyek fisik tidak begitu lancar.

Untuk itu, rekanan harus menambah pekerja dan harus kerja lembur agar pekerjaan proyek fisik bisa selesai tepat waktu sesuai sesuai surat perjanjian kerja (SPK).

"Progresnya harus ditingkatkan dengan menambah pekerja dan lembur. Saya khawatir pekerjaannya tidak selesai tepat waktu," ujarnya.

Dikatakannya, sejumlah proyek fisik itu merupakan pekerjaan teknis yang spesifikasinya sudah ditetapkan.

Kalau pekerjaan proyek fisik itu tidak selesai tepat waktu maka ada konsekuensi yang harus ditanggung rekanan.

"Kalau pekerjaannya terlambat akan ada denda untuk rekanan. Makanya harus dikebut agar selesai tepat waktu," katanya.

Bupati mengingatkan meskipun pekerjaan dikebut, rekanan tetap harus memperhatikan kualitas pembangunan proyek.

Kualitas pekerjaan proyek tetap harus jadi prioritas.

"Kualitas pembangunan tetap harus diprioritaskan," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved